Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Tak cukup hanya memperkenalkan Luwu Timur lewat panggung dan produk unggulan dalam Expo K-UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur membawa para tamu untuk melihat langsung wajah lain Bumi Batara Guru: pesona Danau Matano.
Sebanyak 23 kontingen kabupaten/kota dan satu kontingen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diajak menjelajahi Danau Matano, Kamis (8/10/2026). Mereka menikmati langsung hamparan air danau yang jernih kebiruan, berpadu dengan perbukitan hijau yang mengelilinginya.

Jelajah Danau Matano menjadi pengalaman berbeda bagi para peserta Expo K-UMKM. Setelah berkegiatan dalam agenda pameran, mereka diajak menikmati kekayaan alam sekaligus mengenal lebih dekat potensi wisata Luwu Timur.
Baca Juga : Menghadap Danau Matano, KDMP Sorowako Disebut “Koperasi Terindah di Dunia”

Danau yang berada di Kecamatan Nuha ini bukan sekadar menawarkan panorama. Danau Matano dikenal sebagai salah satu danau terdalam di Asia Tenggara dan menjadi bagian dari kawasan yang tengah diusulkan sebagai Geopark Matano.
Untuk memastikan perjalanan berlangsung nyaman, Pemkab Luwu Timur menyiapkan layanan secara gratis bagi para peserta, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga pendampingan selama menjelajahi danau.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. Tim penyelamat (rescue), tenaga medis, dan pemandu wisata turut mendampingi rombongan sepanjang perjalanan.
Baca Juga : Usai Buka Pekan Expo K-UMKM Sulsel, Bupati dan Wabup Lutim Sapa Peserta Pameran
Sebelum perahu diberangkatkan, Koordinator kegiatan yang juga Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemkab Luwu Timur, Indra Fawzy, mengingatkan peserta agar menikmati perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.
“Ini bagian dari pelayanan Pemda untuk tamu-tamu kita. Mudah-mudahan kita semua bisa menikmati suasana Danau Matano dengan bahagia. Yang paling penting, tetap hati-hati dan menggunakan life jacket karena itu SOP utama yang harus dipatuhi,” pesannya.
Rombongan kemudian menyusuri sejumlah titik menarik di Danau Matano. Suasana semakin semarak ketika peserta berkesempatan berhenti di beberapa lokasi untuk menikmati panorama, berfoto, dan mengabadikan momen bersama.
Baca Juga : Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur
Sejumlah destinasi turut disinggahi, di antaranya Gua Air, Kampung Tua Taipa, dan Pulau Empat.
Di sela perjalanan, peserta juga diajak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Matano dengan tidak membuang sampah ke danau.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan. Sebab, melalui kegiatan ini, Pemkab Luwu Timur tidak hanya ingin memperlihatkan keindahan alam, tetapi juga mengenalkan kekayaan budaya, kearifan lokal, serta keramahan masyarakat Bumi Batara Guru.
Baca Juga : Pelayanan Luwu Timur Tuai Pujian, Peserta Expo: “Baru Kali Ini Saya Rasakan Pelayanan Prima”
Dari air danau yang jernih, hijaunya perbukitan, hingga cerita yang melekat di setiap sudutnya, Danau Matano menjadi pengalaman yang diharapkan membekas bagi para tamu.
Jelajah Matano pun menjadi cara Luwu Timur memperkenalkan daerahnya secara lebih dekat: bukan hanya melalui apa yang dipamerkan, tetapi melalui apa yang bisa dilihat, dirasakan, dan dibawa pulang sebagai cerita. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



