Ahad, 18 Oktober 2026 06:21

Dinkes Luwu Timur Borong 8 Penghargaan Nasional pada Ajang APKESMI 2026 di Lombok

Editor : Redaksi
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Lomba Inovasi dan Karya Ilmiah antarpuskesmas se-Indonesia yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Lomba Inovasi dan Karya Ilmiah antarpuskesmas se-Indonesia yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Dinkes Luwu Timur meraih delapan penghargaan nasional dalam APKESMI 2026 di Lombok, melalui prestasi karya ilmiah dan inovasi pelayanan kesehatan puskesmas.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Lomba Inovasi dan Karya Ilmiah antarpuskesmas se-Indonesia yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penghargaan tersebut diraih dalam rangkaian Semiloka Nasional VI dan Jambore Puskesmas Nasional (Jampusnas) III APKESMI 2026 yang berlangsung pada 13–17 Oktober 2026 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Dalam ajang tersebut, perwakilan puskesmas di Kabupaten Luwu Timur berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari lomba karya tulis ilmiah hingga penilaian inovasi pelayanan kesehatan. Selain itu, Dinkes Luwu Timur juga menerima penghargaan atas partisipasi aktif dalam kegiatan APKESMI 2026.

Baca Juga : Sidak Puskesmas Jongaya, Appi Soroti Lingkungan Kumuh dan Minta Segera Dibersihkan

Salah satu prestasi diraih oleh Sirjhon Paladan, SKM., M.Kes., dari Puskesmas Burau yang berhasil meraih Juara I lomba karya tulis ilmiah melalui penelitian berjudul “Faktor Risiko yang Memengaruhi Kejadian Stunting pada Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Burau”.

Sementara itu, Juara III diraih oleh dr. Nurul Asmi Mansyur dari Puskesmas Kalaena melalui karya berjudul “Transformasi Promosi Kesehatan Digital: Integrasi Layanan Audiovisual dan Portal QR Code dalam Edukasi Penyakit Tidak Menular di UPTD Puskesmas Kalaena”.

Pada kategori penghargaan inovasi, Puskesmas Angkona dan Puskesmas Lakawali berhasil meraih predikat Utama. Puskesmas Angkona memperoleh penghargaan melalui inovasi “GPS TB (Gerakan Pemicuan Stop TBC)” yang diusung oleh H. Usman, S.Kep., Ns.

Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Makassar, Penggunaan Obat Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Naik 80 Persen

Adapun Puskesmas Lakawali meraih penghargaan melalui inovasi “Optimalisasi Akses Informasi dengan Pemanfaatan Media Digital untuk Mengetahui Usia Tumbuh Gigi Geraham Permanen Pertama pada Anak (Peta Gigi Permen Anak)” yang dikembangkan oleh drg. Asti Puspita Adnan.

Pada kategori Madya, penghargaan diraih oleh Puskesmas Mangkutana melalui inovasi “Skrining, Edukasi, dan Pemantauan Hipertensi untuk Hidup Aktif Tanpa Komplikasi dengan Kelas Hipertensi di Desa Kasintuwu” yang diusung oleh Hestika Jein Adji, S.Kep., Ns.

Penghargaan serupa juga diraih oleh Puskesmas Nuha melalui inovasi “KIPAS PELUK ASA” yang dikembangkan oleh dr. Eka Lestari.

Baca Juga : Dengar Aspirasi Nakes, Bupati Irwan Langsung Tindak Lanjuti Kebutuhan Puskesmas Parumpanai

Sementara itu, predikat Paripurna diraih oleh Puskesmas Tomoni Timur melalui inovasi “Sistem Informasi Surveilans Tomoni Timur (SISTUR)” yang dikembangkan oleh Widia Maharani, M.K.M.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, menyampaikan bahwa prestasi tersebut bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kerja keras, kolaborasi, komitmen, dan dedikasi seluruh tenaga kesehatan, kepala puskesmas, serta jajaran kesehatan di Kabupaten Luwu Timur.

“Alhamdulillah, capaian delapan penghargaan tingkat nasional ini merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar dr. Helmy.

Baca Juga : Sekda Makassar Minta Camat-Lurah Validasi Data 559.967 Warga, Target 60 Persen hingga Akhir 2026

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Luwu Timur dan Wakil Bupati Luwu Timur atas dukungan dan komitmen mereka dalam pembangunan sektor kesehatan, serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Menurut dr. Helmy, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus berbenah, berinovasi, dan memperkuat sinergi agar prestasi ini menjadi pijakan untuk mewujudkan masyarakat Luwu Timur yang lebih sehat, maju, dan sejahtera,” ujarnya. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Dinkes Luwu Timur #APKESMI 2026 #penghargaan nasional #puskesmas Luwu Timur #Inovasi Kesehatan #karya ilmiah kesehatan #Jampusnas III #Semiloka Nasional VI #Lombok #Stunting #pelayanan kesehatan
Youtube Jejakfakta.com