Jumat, 23 Oktober 2026 14:32

Pemkab Gowa Dukung Latihan Kader Bela Negara KKRI, Cetak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menghadiri pembukaan Latihan Kader Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Jumat (23/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menghadiri pembukaan Latihan Kader Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Jumat (23/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa mendukung Latihan Kader Bela Negara KKRI 2026 untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, cinta tanah air, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Jejakfakta.com, GOWA – Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menghadiri pembukaan Latihan Kader Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Jumat (23/10/2026).

Andy Azis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa mendukung pelaksanaan Latihan Kader Bela Negara KKRI sebagai salah satu upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki jiwa nasionalisme, serta berkomitmen terhadap bangsa dan negara.

Ia berharap kegiatan pendidikan dan pelatihan bela negara tersebut dapat memberikan manfaat bagi para siswa, khususnya peserta didik tingkat SMA/SMK di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik, Pemkab Gowa Evaluasi Kinerja PPID

“Pemerintah Kabupaten Gowa berharap anak-anak kita, khususnya siswa-siswi tingkat SMA/SMK, dapat memperoleh pendidikan dan pembinaan yang sesuai dengan cita-cita bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita berharap dari Gowa akan lahir generasi-generasi bangsa yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga : Lampaui Target 109,6 Persen, Pemkab Gowa Raih Peringkat 5 Jamsostek Award 2026 Sulsel

Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pihak sekolah, guru, hingga orang tua siswa. Sinergi tersebut diperlukan agar peserta didik memperoleh motivasi dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.

“Kami berharap para orang tua siswa, guru, dan seluruh pihak terkait dapat memberikan motivasi serta dukungan kepada siswa-siswi untuk mengikuti dan mendukung program pendidikan dan pelatihan kader bela negara ini,” tambahnya.

Melalui Latihan Kader Bela Negara KKRI Tahun Anggaran 2026, para peserta diharapkan dapat menumbuhkan semangat persatuan, cinta tanah air, dan tanggung jawab, serta memahami pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa Tekankan Sinergi Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Gowa juga berharap kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap berperan dalam pembangunan daerah maupun nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, mengatakan Latihan Kader Bela Negara KKRI penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan anak-anak kita, khususnya siswa-siswi sekolah menengah atas, agar serius menyiapkan masa depan mereka. Sebab, masa depan mereka adalah masa depan bangsa. Pada usia ini, mereka berada dalam masa yang sangat menentukan sehingga harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Parluhutan.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Minta SKPD Percepat Penyerapan Anggaran dan Tingkatkan Kinerja

Ia menjelaskan, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dan dinamis, terutama seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta teknologi informasi.

Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat membawa dampak negatif apabila tidak dimanfaatkan secara bijak. Penggunaan teknologi secara berlebihan berpotensi mengurangi kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan sosial, pendidikan, serta tanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.

“Teknologi dan AI memberikan dampak positif, tetapi kita juga harus mewaspadai dampak negatifnya. Jangan sampai anak-anak kita terlena, lupa belajar, lupa kepada orang tua, keluarga, dan teman, bahkan melupakan masa depan mereka sendiri serta masa depan bangsa dan negara,” tegasnya.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa dan Ketua TP PKK Meriahkan Kirab Swasembada Pangan

Selain perkembangan teknologi, tantangan lainnya adalah mencegah pelajar terlibat dalam aksi kekerasan, kerusuhan, maupun aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan masa depan mereka.

Oleh karena itu, melalui Latihan Kader Bela Negara KKRI, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki ketahanan diri, budi pekerti luhur, dan kedisiplinan, serta tidak kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa Indonesia di tengah perkembangan teknologi dan perubahan budaya.

“Tugas utama pelajar adalah belajar. Anak-anak sekolah harus fokus belajar, belajar, dan belajar. Mereka harus patuh kepada orang tua dan guru serta tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Kita ingin mereka menjadi generasi yang tangguh, memiliki karakter, dan mampu menjaga jati diri bangsa,” ungkapnya.

Ia juga berharap para pelajar yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi generasi muda yang disiplin, berintegritas, memiliki semangat cinta tanah air, bijak dalam memanfaatkan teknologi, serta siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Pembinaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Pertahanan, jajaran TNI, dan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat pembinaan karakter serta wawasan kebangsaan generasi muda. Para peserta merupakan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Gowa. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemkab gowa #Latihan Kader Bela Negara KKRI #KKRI 2026 #Andy Azis Peter #Brigjen TNI Parluhutan Marpaung #Rindam XIV Hasanuddin #bela negara #pelajar Gowa #indonesia emas 2045
Youtube Jejakfakta.com