Sabtu, 12 November 2022 09:50

Kelamaan Tak Makan Diduga Penyebab Meninggalnya 4 Anggota Keluarga Serumah

Kelamaan Tak Makan Diduga Penyebab Meninggalnya 4 Anggota Keluarga Serumah

Keempat mayat, seperti tercantum di Kartu Keluarga, yaitu RG 71 tahun, RM 68 tahun, DF 42 tahun, dan BG 68 tahun.

Jejakfakta.com – Aparat kepolisian menduga kelamaan tak makan dan minum penyebab meninggalnya empat anggota keluarga serumah, di perumahan Citra Garden 1 Extension, RT 07 RW 15 Kalideres, Jakarta Barat.

Keempat mayat, seperti tercantum di Kartu Keluarga, yaitu: RG 71 tahun, RM 68 tahun, DF 42 tahun, dan BG 68 tahun.

Seperti diberitakan Tempo, Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Pasma Royce mengungkapkan, kondisi keempat mayat telah terjadi sejak tiga pekan sebelum ditemukan, Kamis (10/11/22) malam.

Baca Juga : KAJ Sulsel Gelar Aksi Solidaritas Tolak Upaya Pembungkaman Pers Terkait Gugatan Mentan ke Tempo

Penyampaian Pasma berdasarkan hasil pemeriksaan dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang memeriksa.

"Berdasarkan dari keterangan dari dokter forensik bahwa kematian ini dari tiga minggu yang lalu," kata Pasma dikutip dari Tempo, di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022).

Menurut polisi, keempat mayat mengalami waktu pembusukan yang berbeda-beda. Kondisi mayat mulai mengering dan tampak tulang dan kulit.

Baca Juga : Teror Beruntun ke Tempo, AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Penegakan Hukum Tegas

"Jadi bisa diduga berdasarkan dari pemeriksaan dari dokter labfor bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama. Lambung para mayat tidak ada makanan, karena ditemukan juga dari otot-ototnya juga mengecil," tutur Pasma.

Polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan terhadap keempat mayat.

“Kemungkinan keracunan sementara ini tidak ada, karena tidak ada sisa makanan di lambung,” ujar Pasma.

Baca Juga : Teror Berlanjut: Redaksi Tempo Kembali Dikirimi Bangkai Tikus Tanpa Kepala

Kepolisian terus menyelidiki adanya kemungkinan bunuh diri yang dilakukan oleh para jenazah selama hidup.

"Jadi dari dokter Rumah Sakit Bhayangkara Polri akan melakukan pendalaman lagi dengan memeriksa hari dan organ-organ terkait dengan kematian ini sehingga lebih spesifik penyebab kematian dari keluarga ini," kata Pasma.

Posisi masing-masing mayat ketika ditemukan berbeda.

Baca Juga : Hasan Nasbi Soal Teror Kepala Babi di Tempo: "Masak Saja", Koalisi Kritik Kurang Empati

"Dua laki-laki, dua perempuan yang berbeda-beda posisinya. Ada yang di depan, ada yang di kamar tengah dan ruang tamu," ujar Pasma.

Rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) terkunci. Pagar besi rumah dan pintu terpaksa dibongkar.

Kondisi keempat mayat membusuk dalam satu rumah pertama kali ditemukan petugas PLN. Petugas hendak memutus aliran listrik di lokasi tersebut, Kamis (10/11/2022) malam.

Baca Juga : Ternyata 4 Mayat dalam Rumah, Ketua RT Kira Bau Bangkai Hewan

Petugas PLN tersebut kemudian melaporkan ke ketua RT setempat bernama Asiung.

Asiung rupanya pernah mendapat laporan warga empat hari sebelumnya, namun Asiung tak begitu perhatikan lantaran mengira itu hanya bau bangkai hewan.

Nanti petugas PLN yang melapor, Asiung terjun ke mengecek langsung sumber bau pada Kamis (10/11/22).

“Saya liat pertama di jendela, jendela itu tidak ada teralis, hanya kawat nyamuk gitu. Saya buka terus saya geser hordeng, begitu saya geser, saya liat, wah ini ada mayat,” kata Asiung seperti diberitakan Suara, Kamis (10/11/2022) malam.

Warga setempat mengklaim keempat mayat adalah satu keluarga.

Asiung pun melaporkan ke Polsek Kalideres.

Tak lama, kepolisian tiba di lokasi. Beberapa barang yang akan dijadikan bukti petunjuk juga telah diamankan. (Tempo/Suara)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#4 mayat dalam rumah #Kalideres #Jakarta Barat #Tempo #Rumah Sakit Polri Kramat Jati
Youtube Jejakfakta.com