Bone, jejakfakta.com - Jalan poros Lamaseri di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan masih saja tenggelam ketika air sungai Cenrana pasang.
Seperti terpantau baru-baru ini, air pasang membanjiri jalan Lamaseri dengan ketinggian air setengah lutut hingga selutut orang dewasa. Kontan, pemandangan jalanan ini seperti sungai pula.

Sudah menahun jalan utama bekas pusat kerajaan Bone ini rusak parah dan menuai sorotan publik.
Baca Juga : Bupati Bone Hadiri Syukuran HUT ke-65 Bank Sulselbar
Sepanjang 1 Km poros Lamaseri rusak berat. Dari jembatan Watu ke jembatan Lamaseri.
Warga sekitar kerap secara sukarela menimbun dengan material galian C. Namun, air pasang tak terbendung, praktis menyapu material jalan.
Camat Cenrana Muhammad Amin Kadir, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bone telah menganggarkan untuk perbaikan jalan poros Lamaseri Cenrana.
Baca Juga : Misteri Kematian Pengacara Rudy S Gani: Dua Bulan Berlalu, Polisi Masih Berusaha Ungkap Pelaku
"Waktu dekat ini akan dikerja dengan biaya Rp 5 miliar dari Pemda Bone," kata Amin Kadir kepada jejakfakta.com, Ahad (26/2/2026).
Dia pun berharap perbaikan segera terwujid mengingat kondisi masyarakat yang sekian lama terganggu jalan rusak plus banjir pasang.
Anggaran poros Lamaseri dari Pemkab tinggal mencari pelaksana.
Baca Juga : SMAN 1 Bone Juara 1 Lomba Debat Pilkada Antar Pelajar
"Menurut Kadis PU sudah dilelang," kata Amin.
Poros Lamaseri sekitar satu kilometer selatan dari makam Raja Bone ke-16, La Patau Matanna Tikka WalinonoE To Tenri Bali MalaE Sanrang MatinroE ri Nagauleng, di Desa Nagauleng.
Sekitar jalan adalah empang dan bantaran DAS Sungai Cenrana. Tak banyak rumah penduduk di sepanjang jalan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




