Makassar, jejakfakta.com – Yaqut Cholil Qoumas berharap kepada pengurus GP Ansor Sulsel yang baru bisa mengurusi bukan diurusi dan tidak mengandalkan proposal anggaran.
Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama RI, menyampaikan harapannya itu saat pidato pelantikan Pengurus Wilayah GP Ansor Sulsel periode 2021-2025, di Menara Pinisi UNM, Jl AP Pettarani, Makassar, Sabtu (12/11/22) malam.
"Semua yang menyatakan tadi baiatnya (agar) benar-benar sesuai apa yang disumpahjanjikan. Saya berharap sahabat-sahabat sekalian yang sudah jadi pengurus benar-benar jadi pengurus jangan jadi urusan! Karena banyak pengurus cuma jadi urusan bukan ngurusi anggotanya bukan urusi kadernya tapi malah jadi urusan. Ke mana-mana jualan proposal atas nama PB Ansor, saya tidak mau itu terjadi di Sulawesi Selatan,” tutur Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas.

Gus Yaqut juga berharap agar ketua terpilih mampu menjadi pemimpin yang membawa kader-kadernya mandiri.
"Sebagai ketua, kamu harus sudah mulai berpikir bagaimana mereka yang kamu pimpin! kader-kader, pengurus yang lain, pemuda Ansor itu harus mampu mandiri, ini penting. Kemandirian organisasi," kata Gus Yaqut.
Baca Juga : Gus Yaqut Ditetapkan sebagai Tersangka, Ini Jejak Panjang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Rusdi Idrus ketua PW GP Ansor Sulsel, menyampaikan, sudah banyak kegiatan yang sudah diselenggarakan GP Ansor Sulsel, di antaranya pelatihan kepemimpinan lanjutan dan berbagai pengembangan lainnya.

Muhammad Tonang selaku dewan penasihat PW GP Ansor Sulsel, berharap GP Ansor tetap mempertahankan kaderisasi.
"Kaderisasi tetap harus dipertahankan," kata Muhammad Tonang, kepala Kemenag Kota Makassar, saat tampil sambutan.
Baca Juga : Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah, Wamenag Kenang Kesederhanaan Almarhum Tonang

Hajatan Ansor Sulsel ini juga dihadiri Rektor UNM Prof Husain Syam, Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis, Ketua MUI Makassar KH Baharuddin AS.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




