Rabu, 12 April 2023 20:00

Hindari Kemacetan Parah, Jalan Poros Maros-Bone Terapkan Sistem Buka Tutup Jelang Mudik Lebaran

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Petugas mengatur lalu lintas di tengah penerapan sistem buka tutup jalan di jalur Camba, Kabupaten Maros. (Dok. Istimewa)
Petugas mengatur lalu lintas di tengah penerapan sistem buka tutup jalan di jalur Camba, Kabupaten Maros. (Dok. Istimewa)

“Mudik tahun ini di Sulsel yang banyak menjadi perhatian yaitu poros Camba, karena sering macet berjam-jam tidak bisa bergerak sehingga kita perhatikan,” kata Arafah.

Jejakfakta.com, Makassar - Saat mudik lebaran, jalan poros Camba Maros-Bone menjadi langganan kemacetan. Jelang mudik lebaran tahun ini, Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel saat ini melakukan simulasi sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan.

Hal itu disampaikan Kadis Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah, saat menggelar jumpa pers di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (12/4/2023). Menurutnya, masalah kemacetan menjadi perhatian serius, terutama di jalan poros Camba Maros-Bone.

“Mudik tahun ini di Sulsel yang banyak menjadi perhatian yaitu poros Camba, karena sering macet berjam-jam tidak bisa bergerak sehingga kita perhatikan,” kata Arafah.

Baca Juga : Bupati Gowa Serukan Tabayyun di Era Informasi, Halal Bihalal Kemenag Jadi Momentum Perkuat Harmoni

Saat ini, pihaknya sudah melakukan simulasi buka tutup untuk mengurai kemacetan pada jalur poros Camba Maros-Bone.

“Jalur camba, hari ini kita melakukan buka tutup. Hanya saja ini masih kita simulasikan. Fakta di lapangan saat dilakukan penutupan terjadi kemacetan panjang,” terangnya.

Perbaikan Jalan Nasional

Baca Juga : Wawali Makassar Buka Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan, Pastikan Pemudik Aman dan Sehat

Sementara itu, Arafah mengatakan, saat ini yang juga menjadi fokus perhatian adalah perbaikan jalan nasional mulai dari Bulukumba sampai Luwu timur.

"BPJN diminta memperhatikan kondisi jalan dan hasil rapat menyampaikan H min 7 sudah bisa dilewati," katanya.

Tahun ini, kata Arafah, diperkirakan adanya kenaikan pemudik hingga 46,5 persen, dari dua juta naik hingga empat juta pemudik. Diprediksi ini akan menyebabkan macet parah.

Baca Juga : Rakor Lintas Sektor Operasi Ketupat 2026 Digelar, Lutim Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

“Mudik tahun ini diprediksi naik 46,5 persen. Ini cenderung hampir sama seperti sebelum pandemi. Menggeliat ekonomi masyarakat, apalagi sudah tidak ada pembatasan. Puncak mudik diprediksi 19-21 April, diharapkan tidak macet parah," ungkapnya.

Selain itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik, pemerintah diminta menyediakan jembatan timbang sebagai tempat rest area untuk para pemudik.

“Kita minta Dishub Kabupaten/ Kota bergabung. Beberapa jembatan timbang dijadikan rest area,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#mudik lebaran #poros Camba Maros-Bone #sistem buka tutup #mengurai kemacetan #perbaikan jalan nasional
Youtube Jejakfakta.com