Rabu, 21 Juni 2023 11:03

Iduladha 1444 H

Akhirnya Pemerintah Tambah Libur Iduladha Jadi 3 Hari: Rabu Kamis Jumat

Pemudik di Sulawesi Selatan mampir istrihat di pinggir jalan yang beririsan pantai.
Pemudik di Sulawesi Selatan mampir istrihat di pinggir jalan yang beririsan pantai.

Alhasil, hari libur praktis menjadi lima hari. Sebab, tanggal 1-2 Juni 2023 merupakan libur akhir pekan.

Jakarta – Akhirnya libur nasional dalam rangka Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah bertambah, dari satu hari menjadi tiga hari. Penambahan hari libur ini sebagai respons pemerintah atas usulan Muhammadiyah.

Hari Rabu (28/6/2023) adalah hari lebaran Iduladha 1444 H Muhammadiyah. Sedangkan, sebelumnya, Pemerintah menetapkan libur hanya satu hari, tepat pada hari lebaran Iduladha Kamis (29/6/2023).

Pemerintah pun akhirnya memutuskan libur Iduadha menjadi tiga hari: Rabu, Kamis, dan Jumat (30/6/2023). Ini Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang disetujui Presiden Joko Widodo.

Baca Juga : Pemerintah Harap Cuti Bersama dan Libur Iduladha 1444 H Dongkrak Perekonomian Daerah

Alhasil, hari libur praktis menjadi lima hari. Sebab, tanggal 1-2 Juni 2023 merupakan libur akhir pekan.

Usulan Muhammadiyah

Sebelumnya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, mengusulkan agar hari libur nasional ditambah menjadi dua hari, tanggal 28- 29. Alasannya, agar warga Muhammadiyah dapat melaksanakan salat Id dengan tenang.

Baca Juga : Daftar Makanan untuk Jemaah Indonesia ke Fase Puncak Haji di Arafah Muzdalifah Mina

Abdul Mu’ti menyampaikan, beberapa tahun yang lalu banyak anggota Muhammadiyah yang telah menjadi aparatur sipil negara (ASN) di berbagai daerah harus berangkat ke kantor pada hari ketika warga Muhammadiyah lainnya sedang melaksanakan salat Id.

“Jadi liburnya dua hari, yaitu tanggal 28 atau 29 Juni 2023. Saya kira yang pegawai negeri setuju itu," kata Mu'ti.

Mu’ti menyatakan usulan Muhammadiyah berlandaskan Pasal 29 ayat dua UUD 1945, yang menyatakan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing, dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya.

Baca Juga : Muhammadiyah Usulkan Tambah Libur Lebaran, Abdul Mu’ti: Supaya Kita Bisa Ibadah dengan Tenang

“Barangkali ini ada, syukur bila jadi libur nasional. Kalau tidak bisa, mungkin bisa dibuat khusus untuk Kota Surakarta. Supaya apa? Supaya kita bisa melaksanakan ibadah dengan tenang yang itu dijamin oleh konstitusi,” kata Mu’ti.

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Iduladha 1444 H jatuh pada hari Rabu 28 Juni 2023.

Pemerintah, melalui Kementerian Agama (Kemenag), menetapkan 1 Zulhijah 1444 Hijriah jatuh pada Selasa 20 Juni 2023 dan Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah jatuh pada Kamis 29 Juni 2023.

Baca Juga : Hasil Sidang Isbat Pemerintah: Hari Raya Iduladha 1444 H Jatuh pada Kamis 29 Juni

"Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1444 Hijriah ditetapkan jatuh pada Selasa tanggal 20 Juni 2023" kata Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi usai memimpin Sidang Isbat (Penetapan) Awal Zulhijah, di Jakarta, Ahad (18/6/2023).

"Dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1444 H jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023," Wamenag menambahkan.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#libur lebaran Iduadha 1444 H #Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti #1 Zulhijah 1444 Hijriah
Youtube Jejakfakta.com