Jumat, 11 Agustus 2023 20:43

Tito Ungkap Alasan Pilih Bulukumba Jadi Lokasi Puncak Pembagian 10 Juta Bendera

Editor : Nurdin Amir
Mendagri Tito Karnavian  membagikan bendera dalam Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih di lapangan hitam pantai Bira Bulukumba, Jumat (11/8/2023). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Bulukumba
Mendagri Tito Karnavian membagikan bendera dalam Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih di lapangan hitam pantai Bira Bulukumba, Jumat (11/8/2023). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Bulukumba

Gerakan nasional pembagian 10 juta bendera merupakan kegiatan reguler setiap bulan Agustus.

Jejakfakta.com, Bulukumba - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian berbicara di hadapan puluhan ribu peserta dan tamu undangan Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih di lapangan hitam pantai Bira Bulukumba, Jumat (11/8/2023).

Saat sambutan, Tito Karnavian mengungkapkan alasan dipilihnya Bulukumba sebagai tuan rumah puncak pembagian 10 juta bendera merah putih tahun 2023.

"Ini tahun kedua dilaksanakan gerakan nasional pembagian 10 juta bendera. Tahun lalu kita sukses melebih target mencapai target 12 juta bendera yang dibagi di seluruh jajaran pemerintah pusat, lembaga hingga pemerintah daerah," kata Tito dalam keterangannya.

Baca Juga : Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Bupati Pangkep: Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo

Mantan orang nomor satu di instansi Polri ini, menjelaskan bahwa gerakan nasional pembagian 10 juta bendera merupakan kegiatan reguler yang dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada bulan Agustus.

"Tahun lalu di Kota Banda Aceh dilaunching oleh Bapak Jhon Wempi Watipo yang orang Papua. Sedangkan acara puncaknya, saya memimpin di Merauke Papua. Saya ini orang Sumatra. Sehingga menggambarkan keindonesiaan," ujarnya disambut tepuk tangan.

Tito menceritakan awal mula dipilihnya Bulukumba sebagai acara puncak gerakan nasional pembagian 10 juta bendera. Ia menyebutkan di tahun 2023 ini, launching kembali sudah dilaksanakan di Lhokseumawe

Baca Juga : Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Wabup Puspawati: Inovasi dan Kinerja Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Hanya saja, kata dia, penentuan lokasi puncak tak begitu instan. Terjadi diskusi mendalam antara ia dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar.

"Saya bilang puncaknya mau dilaksanakan di mana ini?. Pak Bahtiar sampaikan, bagaimana kalau daerah tengah saja. Kan dulu di daerah timur dan barat," kata Tito.

"Saya bilang lagi, kira-kira di mana daerah tengahnya?. Ia bilang Sulsel. Saya bilang coba cek di Sulsel daerah mana yang siap," sambungnya.

Baca Juga : Hari Otda ke-30 di Makassar, Sekda Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Asta Cita

Bahtiar kemudian menyampaikan ke Mendagri bahwa Pemkab Bulukumba siap menyukseskan even nasional ini. Ia menyebut sedikit bercanda, salah satunya karena bupatinya kawan mancing dengan Mendagri.

"Saya tahun 2002 sampai 2003 dinas di Sulsel. Memang Pak Muchtar ini, kawan saya mancing gitu loh. Semenjak istri saya hobi diving, saya juga hobi diving, tolong jangan nangkap ikan banyak-banyak," jelasnya dengan nada canda, disambut lagi tepuk tangan.

Tak berselang lama, Bupati Bulukumba bertandang ke Kemendagri dan bertemu langsung dengan Tito Karnavian. Di Kemendagri itulah, Bupati Bulukumba menegaskan kesiapannya.

Baca Juga : Hari Otonomi Daerah ke-30, Wabup Gowa Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemerataan Pembangunan

"Dia bilang, kita siap pak melaksanakan acara puncak pembagian 10 juta bendera seluruh Indonesia. Acara besarnya di Bulukumba," kata Tito.

"Nah saya berpikir Pak Bupati kita ini, orangnya sangat nasionalis. Sangat cinta dengan Indonesia. Kedua mungkin karena kawan saya gitukan. Ketiga mungkin karena kawannya Pak Bahtiar," jelasnya menambahkan.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Pemkab dan masyarakat Bulukumba karena ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan nasional yang dihadiri oleh para tamu undangan dari seluruh Indonesia.

Baca Juga : Munafri Ikuti Rakor dengan Jajaran Kementerian, Bahas Pengamanan Nataru hingga Mitigasi Bencana

Momentum ini, katanya, juga sangat bersejarah bagi Kabupaten Bulukumba. Sebab sejak Indonesia Merdeka 78 tahun yang lalu, untuk pertama kalinya pejabat Menteri Dalam Negeri dapat berkunjung di daerah ini.

"Alhamdulillah tadi pagi Bapak Menteri bertemu langsung dengan pemimpin dan pemangku adat di Kajang, dan kini pak Menteri sudah dianggap sebagai orang Bulukumba setelah diberi gelar adat Puto Tito Daeng Manai." bebernya.

Di acara puncak ini, juga dihadiri oleh Wakil Ketua BPIP Karjono, Gubenur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, pejabat eselon 1 dan 2 Kemendagri, beberapa perwakilan menteri, Gubernur, Bupati dan Wali Kota se Indonesia. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Mendagri #Tito Karnavian #Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih #pantai bira #Kabupaten Bulukumba #Andi Muchtar Ali Yusuf
Youtube Jejakfakta.com