Jejakfakta.com, Makassar - Untuk kamu yang sedang dilanda kekeringan air akibat dampak kemarau di Sulawesi Selatan. Dalam waktu dekat sebaiknya menyiapkan tempat penampungan air hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memperkirakan terjadi hujan di awal pekan depan.

"Untuk perkiraan tiga hari ke depan masih diperkirakan cerah berawan, untuk tiga hari berikutnya berawan hingga hujan ringan," kata Subkordinator Pelayanan Jasa BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/9/2023).
Baca Juga : BPBD Makassar Salurkan 5,1 Juta Liter Air Bersih, Jangkau 97 Ribu Jiwa di 62 Kelurahan

Dijelaskan, potensi hujan ringan akan mengguyur sebagian wilayah di Sulawesi Selatan, khusus untuk bagian Barat.
Sementara untuk di wilayah bagian Utara dan Timur di Sulawesi Selatan diprediksi akan terjadi hujan sedang.
"Jadi untuk di tanggal 11-14 (September) ada potensi hujan ringan di Sulawesi Selatan, khususnya di bagian barat," ujarnya.
Baca Juga : Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo untuk Air Baku
"Tetapi untuk wilayah bagian Utara dan Timur potensi hujannya sedang," sambungnya.
Meski demikian, bukan berarti kemarau akan sudah mulai berhenti atau sudah beralih ke musim hujan.
Pasalnya, cuaca cerah akan kembali berlangsung setelah melewati pase prediksi hujan di tanggal 11-12 nanti.
Baca Juga : Gerak Cepat PDAM Bantu Warga Karuwisi, Pickup Bertandon Jangkau Lorong Sempit
Hal itu diungkapkan berdasarkan hasil perkiraan secara umum oleh BMKG Pusat.
"Untuk wilayah Sulsel sendiri diperkirakan musim hujannya itu terlambat 1 sampai 2 dasawarsi. Jadi terlambat sekitar 10 hari sampai 20 hari dari rata-rata normalnya," ujarnya.
Sementara dimusim hujan diperkirakan akan terjadi bulan November nanti.
Baca Juga : Hadapi Krisis Air, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, 18 SPAM hingga Salat Istisqa
"Diperkirakan bulan november musim hujannya. Tapi untuk lebih rincinya perlu ditunggu sekitar 1 atau 2 pekan lagi bisa keluar versi Sulselnya," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



