Jejakfakta.com, Makassar -- Orangtua atlet angkat besi Indonesia Rahmat Erwin Abdullah yang meraih emas di Asian Games 2023, Ami Asun Budiono bangga anaknya meraih prestasi. Ia membangun tempat latihan sendiri di rumah karena sarana dan prasarana dari pemerintah tidak tersedia.
Rahmat Erwin Abdullah asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) meraih medali emas Asian Games di Hangzhou, China dari cabang olahraga angkat besi kategori 73 kg putra.

“Kalau di daerah Sulsel syukur alhamdulillah, sudah bangunkan tempat latihan untuk anak sendiri, karena kita tunggu dari daerah tidak ada. Jadi rumah sendiri kita bongkar jadi tempat latihan anak saya, jadi itu pribadi punya tidak ada terlibat dari daerah,” kata Ami kepada Jejakfakta.com, Sabtu (7/10/2023).
Baca Juga : Khansa Fathiyyah, Siswi MTsN 1 Kota Makassar Persembahkan Medali Emas untuk Sulsel pada PON XXI
Menurutnya, pembinaan pemerintah kepada anaknya tidak ada, sehingga saat akan mengikuti kejuaraaan ia menyiapkan tempat latihan sendiri.
“Kalau pemerintah pusat mantaplah, cuma itu. Kita atlet dari Makassar itu pembinaan tidak ada, seperti kalau daerah lain kan paling tidak ada pembinaan, menuju PON ada pembinaan, kalau kita kan menuju Pra PON langsung berangkat aja,” ujarnya.
Ami juga menanyakan persoalan pembinaan dan perhatian pemerintah kepada atlet asal Makassar itu, yang membuat dirinya membangun sarana dan prasaran sendiri untuk anaknya.
Baca Juga : MQKN 2023 Berakhir, Sulsel Raih 1 Perak dan 2 Perunggu
“Coba tanya pak kadis (Dispora), sama Ketua KONI ada gak pembinaan kalau kita jawab nanti salah. Tanyaain selama Rahmat jadi atlet sampai sekarang stadion dibongkar punya gak tempat latihan, atau tanya sudah ucap selamat untuk yang dapat mendali,” tanyanya.
Menurut Ami, pembinaan dari negara yang membuat anaknya bertahan hingga menjadi seorang atlet sampai saat ini. Bukan dari pemerintah daerah.
“Kalau dari pusat tercover semua, alhamdulillah kita diperhatikan sudah bagus. Dan rahmat bisa bertahan terus karena di pelatihan nasional (pelatnas) terus kalau di daerah belum tentu bisa bertahan seperti sekarang,” ucapnya.
“Kita masih diperhatikan tidak diperhatikan kita maju terus dan berusaha berbuat baik lagi,” lanjutnya.
Meski demikian, Ami mengaku bangga kepada anaknya meski minim perhatian dari pemerintah daerah, sehingga ia menyuruh anaknya fokus untuk berlatih saja.
“Perjuangannya ketat karena dia tidak bisa bebas sama anak mudah lain, dia hanya fokus berlatih, karena cita-citanya memang dia mau juara, jadi pengorbanannya cukup banyak,” tuturnya.
Sosok Rahmat di mata ibunya adalah anak yang penyayang dan selalu meminta doa restu kepada ibunya saat ingin mengikuti pertandingan.
“Dari berangkat, mau bertanding, dan selesai bertanding selalu berkabar, karena dia termasuk anak mama, sehari hari itu dia selalu minta doa untuk sukses (dalam pertandingan),” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman mengatakan bahwa akan mengundang seluruh atlet dari Sulsel untuk melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah serta memberikan ucapan terima kasih atas perjuangan mengharumkan nama Sulsel.
“Setelah bertanding akan dipertemukan sama bapak gubernur dan mengucapkan terima kasih, kita selama ini memberikan perhatian tapi tidak bisa langsung tapi ada proses,” kata Suherman, kepada Jejakfakta.com, Sabtu (7/10/2023).
Suherman juga mengatakan akan menghubungi dan meminta data seluruh atlet dari Sulsel, usai bertanding di Asian Games.
“Pemerintah tetap memberikan (perhatian) untuk semua para juara, tapi tentunya ada administrasi yang kami selesaikan dulu dan mungkin kami akan hubungi mereka semua setelah pulang kami minta semua data-datanya baru kami buat administrasi baru kita buat acara,” ucapnya.
Tempat latihan selama ini, kata Suherman dipusatkan di GOR Sudiang, yang sebelumnya di Stadion Mattoanging namun saat ini stadion tersebut belum selesai di perbaiki.
“Latihan selama ini di stadion Mattoanging, stadion kan belum pemulihan, kami tawarkan di GOR Sudiang, kalau dia mau latihan di GOR Sudiang boleh di sana ada tempat untuk latihan. Tapi kalau selama ini mereka latihan di stadion tapikan sekarang kita lihat kondisi sekarang,” bebernya.
Meski demikian, Suherman mengaku pihak pemerintah akan memberikan tempat latihan untuk para atlet dari Sulsel dalam cabang olahraga apapun, dalam peningkatan latihannya.
“Walaupun tempat latihan di rumah, tapi dia menunjukkan prestasi yang gemilang tapi kalau dari Pemprov kalau minta tempat kita siapkan. Tidak ada masalah untuk Cabor olahraga kita akan bantu,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




