Selasa, 13 Februari 2024 14:21

Ini Perbedaan istilah DPT, DPTb dan DPK di Pemilu Serentak 2024

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Erwin Ijarta
Grafis perbedaan istilah DPT, DPTb dan DPK di Pemilu Serentak 2024. @Jejakfakta/IG KPU Sulsel
Grafis perbedaan istilah DPT, DPTb dan DPK di Pemilu Serentak 2024. @Jejakfakta/IG KPU Sulsel

Pemilu serentak dilaksanakan pada 14 Februari 2024, mulai pukul 07.00 sampai 13.00 waktu setempat.

Jejakfakta.com, Makassar -- Pemilihan Umum (Pemilu) serentak akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, mulai pukul 07.00 sampai 13.00 waktu setempat.

Untuk mendapatkan hak pilih pada hari H Pemilu 2024, masyarakat harus terdaftar dalam daftar pemilih di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota masing-masing.

Ada tiga daftar pemilih yang harus masyarakat ketahui yakni Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Baca Juga : 6 TPS di Sinjai Bakal Gelar PSU, Ditemukan Pemilih Tidak Tedaftar di DPT

Istilah DPT, DPTb, dan DPK dalam penggunaanya diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih di Dalam Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

Berikut perbedaan dari ketiga istilah tersebut dilansir dari laman RRI:

1. Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Baca Juga : Skrining Kesehatan Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu

DPT merupakan orang yang sudah berusia 17 tahun memiliki hak pilih dan berdomisili di wilayah setempat sesuai keputusan KPU.

Pemilih yang terdaftar dalam DPT dapat mencoblos di TPS pada pukul 07.00-13.00 waktu setempat, dengan membawa undangan memilih dengan kode C6 dan e-KTP.

Pemilih DPT akan mendapatkan lima surat suara yaitu Presiden dan wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Baca Juga : Suardi: Petugas KPPS yang Keguguran di Gowa Tidak Tahu Kalau Sedang Hamil

2. Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)

DPTb merupakan orang yang terdaftar dalam DPT tetapi menggunakan pindah memilih karena kondisi tertentu.

Seperti pekerjaan, pendidikan, pindah domisili, bertugas pada hari H pemilihan, menjalani perawatan di layanan kesehatan, menjalani masa tahanan di Rutan maupun Lapas, dan bencana alam. Pemilih DPTb hadir paling cepat pukul 11.00 waktu setempat.

Baca Juga : Cyberity Ungkap Kacaunya Keamanan Siber Pemilu 2024, Arif: Layanan Cloud Sirekap Servernya di RRC, Perancis dan Singapura

Berikut surat suara yang akan diterima DPTb di TPS pindah memilih.

  1. Pindah memilih lintas provinsi hanya mendapatkan satu surat suara yaitu Presiden/Wakil Presiden (PPWP);
  2. Pindah memilih di satu provinsi dan satu dapil dapat empat surat suara yaitu Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi;
  3. Pindah memilih di satu provinsi di luar dapil hanya dua surat suara yaitu Presiden/Wakil Presiden, DPD;
  4. Pindah memilih di satu kecamatan di dalam dapil dapat lima surat suara yaitu Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota;
  5. Pindah memilih di satu kecamatan di luar dapil hanya empat surat suara yaitu Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi.

3. DPK atau Daftar Pemilih Khusus

DPK merupakan orang yang tidak terdaftar di DPT maupun DPTb, tapi dapat memilih menggunakan eKTP. Syaratnya, orang tersebut dapat menggunakan hak pilihnya pakai eKTP di TPS dengan alamat RT/RW yang sama antara eKTP dan TPS itu berada.

Baca Juga : Diduga Kelelahan, Seorang Petugas KPPS di Gowa Keguguran Kandungan

DPK boleh mencoblos pada pukul 12.00-13.00 waktu setempat, dengan membawa eKTP atau identitas yang sah ke TPS setempat dan akan dilayani selama surat suara masih tersedia, DPK akan mendapat semua jenis surat suara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemilihan umum #daftar pemilih tetap #Daftar Pemilih Tambahan #Daftar Pemilih Khusus #Pemilu 2024
Youtube Jejakfakta.com