Sabtu, 24 Agustus 2024 16:51

MDS 2024 di Semarang, Dispar Makassar Tawarkan Kota Makan Enak hingga Makam Pangeran Diponegoro

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar Muhammad Roem saat promosi pariwisata melalui program Makassar Direct Sale (MDS) 2024, di Hotel Novotel, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024).
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar Muhammad Roem saat promosi pariwisata melalui program Makassar Direct Sale (MDS) 2024, di Hotel Novotel, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024).

"Dari Makassar sendiri kami membawa 30 seller baik dari industri hotel dan travel agen dan operator untuk menjual paket-paket yang ada di Kota Makassar," kata Kadispar Makassar Muhammad Roem.

Jejakfakta, Semarang - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar kembali promosi pariwisata melalui Makassar Direct Sale (MDS) 2024. MDS kali ini berlangsung di Hotel Novotel, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024).

Tercatat 30 seller tergabung rombongan MDS. Mereka dari Association of the Indonesian Tour and Travel (Asita) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Muhammad Roem yang memimpin rombongan. 

Baca Juga : Pemkot Makassar Gencarkan Edukasi PP TUNAS, Roem: Tunggu Anak Siap Bermedia Sosial demi Lindungi Generasi Digital

"Hari ini kita berada di Kota Semarang sampai hari Minggu kita mengikuti Makassar Direct Sale dan besoknya akan ada Makassar Travel Fair dan hari ini kegiatan business to business (B2B) industri Makassar dan industri pariwisata di Kota Semarang" kata Roem.

"Dari Makassar sendiri kami membawa 30 seller baik dari industri hotel dan travel agen dan operator untuk menjual paket-paket yang ada di Kota Makassar," Roem menambahkan.

Roem juga mengajak Pemerintah Kota Semarang ke Makassar Internasional Eight Festival dan Forum atau F8 Makassar tahun depan serta memperkenalkan Makassar sebagai "Kota Makan Enak" begitu pula dengan Kota Festival Tepian Air.

Baca Juga : Melinda Aksa Jadi Sorotan di Rakernas APEKSI 2026, Bawa Misi Makassar Bebas Sampah dan Pemberdayaan Perempuan

Kata Roem, di Makassar terdapat Makam Pangeran Deponegoro yang dapat menjadi wisata riligi dan hubungannya erat dengan masyarakat Kota Semarang dan terutama masyarakat Jawa Tengah.

"Jadi tadi ada tambahan paket wisata religi karena terdapat wisata makam Pahlawan Pengeran Diponegoro dimana makam tersebut punya kemistri atau hubungan emosional dengan masyarakat Jawa Tengah," kata Roem.

Ke Bali Incar Wisman

Baca Juga : Kadis Kominfo Makassar Paparkan Keunggulan LONTARA+ di Forum Komdigi Rakernas APEKSI 2026

Kamis (13/6/2024), Dinas Pariwisata Kota Makassar kembali menggelar event MDS di Bali, tepatnya di Hotel Hilton Garden Inn, Badung. Tujuannya untuk menggaet wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Bali.

Dispar Makassar memfasilitasi para pelaku usaha tour dan travel serta bisnis hotel di Sulawesi Selatan ikut MDS. Sebanyak 15 sellers dari Association of the Indonesian Tours and Travel (Asita) Sulsel dan 15 sellers dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel yang terlibat MDS.

Ketua Panitia MDS Yulianti yang juga Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dispar Makassar, mengatakan, MDS salah satu kegiatan dari bidang promosi dan pemasaran Dispar Makassar.

Baca Juga : Diskominfo Makassar Gandeng Apple Developer Academy, Perkuat Talenta Digital Mahasiswa

“Tahun ini kita sudah laksanakan MDS yang kedua, pertama di Surabaya sekarang di Bali. Selanjutnya akan diselenggarakan di Semarang, Jayapura dan Jakarta,” kata Yulianti.

Yulianti menyebut MDS menjadi wadah untuk memasarkan potensi pariwisata di Kota Makassar.

“Mulai dari sektor bahari, sejarah, budaya, kuliner hingga event MICE,” katanya.

Baca Juga : Dari Alumni Australia ke Panggung Internasional: Muhammad Roem Dinobatkan Emerging Leader oleh Konsulat Australia

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Muhammad Roem, mengatakan, selain punya daya tarik luar biasa, jarak tempuh dari Makassar ke Bali juga cukup dekat.

Potensi wisatawan mancanegara yang ada di Bali sangat besar untuk digaet melanjutkan perjalanan ke Kota Makassar. Apalagi, menurutnya, Makassar punya banyak tawaran wisata menyenangkan, termasuk kulinernya yang menjadi incaran.

Terbukti, kata Roem, ada beberapa wisatawan yang datang ke Makassar sekadar untuk memburu kuliner. Makanya Pemkot Makassar semakin kencang menggaungkan branding "Makassar Kota Makan Enak".

“Ini menjadi semangat kita, bahwa Bali tidak mengunci wisatawan di daerahnya saja, kami harap wisatawan masuk lewat Bali dan keluarnya bisa lewat Makassar,” kata Roem.

Pada momen MDS kali ini, Roem mengundang Pemkab Badung, Bali dan peserta MDS datang ke Makassar International Eight Festival and Forum (F8) yang diagendakan pada Juli mendatang.

Rangkaian event MDS antara lain pemaparan potensi pariwisata dan paket wisata serta event unggulan yang Kota Makassar miliki.

Kemudian ada sesi business to business (B2B) yang dilaksanakan oleh sellers dan buyers. Sebanyak 100 orang buyers dari Bali yang ikut dalam agenda ini.

Dispar Makassar juga menyuguhkan tampilan seni dan budaya Kota Makassar dalam event ini. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Muhammad Roem #Dinas Pariwisata Kota Makassar #Makassar Direct Sale #Kota Semarang #Kota Makan Enak #Pangeran Diponegoro
Youtube Jejakfakta.com