Jejakfakta.com, Makassar - Pasar Sentral Makassar yang terletak di Jalan KH Ramli terbakar pada Selasa (27/12/2022) malam. Data sementara dari Perumda Pasar Makassar Raya sekitar 931 lapak pedagang yang terdampak.
"Kalau data potensi kami untuk blok B selatan yang terdampak ini 931. Data potensi kami los ya, kios, bukan jumlah pedagang," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ichsan Abdul Hussein kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).

Ichsan menjelaskan, sejumlah kios yang terbakar didominasi pedagang tekstil. Kios itu menjual pakaian hingga gorden.
Baca Juga : Sampah Organik 14 Pasar Makassar Disulap Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa

"Itu rata-rata pakaian, gorden, hampir semua tekstil," jelasnya
Ichsan juga masih menunggu penyelidikan polisi di lokasi terkait penyebab kebakaran. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran.
"Saya masih tunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Saya akan koordinasi terus dengan pihak kepolisian," tegas Ichsan.
Baca Juga : Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD
Ichsan mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran ini sekitar pukul 19.02 Wita.
"Saya langsung koordinasi dengan pihak damkar. Saya langsung koordinasi dengan Polres Pelabuhan, terus saya melaporkan lagi ke pak wali kota," urai Ichsan.
Saat ini kios-kios yang terbakar sudah padam. Damkar Makassar mulai melakukan pendinginan.
Baca Juga : Perumda Pasar dan IBK Nitro Luncurkan Program Beasiswa bagi Anak Pedagang Pasar di Makassar
"(Kebakaran) Pasar Sentral (Makassar) proses pendinginan," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar Hasanuddin dalam keterangannya kepada wartawan.
Kebakaran Pasar Sentral Makassar mulai terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Api kebakaran pertama kali terlihat langsung membesar pada sisi pintu selatan tepatnya di Blok B.
"Api membakar kios mulai dari pintu selatan, depan Toko Sejahtera Blok. Pas di Blok B, Jalan Agus Salim. Kejadiannya diperkirakan sebelum isya," ujar Rini, salah satu pedagang yang kiosnya terbakar, Selasa (27/12/2022).
Baca Juga : Pasar Senggol Makassar Berbenah, Wajah Baru yang Lebih Tertib dan Nyaman Disambut Pedagang
Diketahui, sekitar delapan tahun lalu, tepatnya Kamis, 8 Mei 2014, ratusan kios pedagang di Pasar Sentral Makassar juga terbakar. Kebakaran yang terjadi saat itu menghanguskan 700 kios dan 106 Ruko pedagang.
Kebakaran kali ini merupakan kebakaran yang keempat kalinya di Pasar Sentral Makassar. (*)
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Transisi Pengelolaan Pasar Butung, Gandeng APH untuk Jalankan Secara Tertib
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



