Makassar, jejakfakta.com – Poros Nipa-Nipa, Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Kamis (29/12/22), tak dapat diakses akibat banjir.
Pantauan jelang siang ini, banjir merendam pertigaan antara Jl Nipa-Nipa dan Jl Nipa-Nipa Dalam, akses tembus menuju Perumnas Antang.

Praktis, warga yang ingin ke Perumnas Antang yang hanya bisa melintas dengan perahu atau semacamnya.
Baca Juga : Lama Tak Terurus, Munafri Akan Benahi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Produktif Terintegrasi

Hujan berawan mendung masih menyelimuti kota Makassar hingga berita ini ditulis.
Banjir Sedada
Blok 8, Blok 9 dan Blok 10 Perumnas Antang menjadi daerah banjir terparah.
Baca Juga : Pesta Rakyat Manggala, Munafri Tegaskan Komitmen Jadikan Manggala Prioritas Pembangunan
Ketinggian air luapan sungai Tallo ke tiga blok tersebut berkisar satu hingga dua meter.

Baca Juga : Munafri Gerakkan RT/RW Kelola Sampah dari Rumah, Siapkan Hadiah Rp100 Juta untuk Lingkungan Terbaik
Warganya sudah hampir sepekan ini mengungsi.
Data Camat Manggala, Andi Fadly, jumlah pengungsi korban banjir Manggala mencapai 700 orang, berasal 138 KK. Mereka adalah penghuni blok 8,9, dan blok 10.
Banjir merendam Perumnas Antang sejak Sabtu (24/12/22). Sejak itu, warganya mengungsi ke berbagai lokasi dalam wilayah Manggala. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



