Jejakfakta.com, MAKASSAR - Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar rapat kerja dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar untuk membahas alokasi anggaran kegiatan Half Marathon tahun 2025, yang berlangsung pada Senin, 14 April 2025, di ruang Komisi D DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani.
Dalam rapat tersebut, anggota Komisi D, Ari Azhari Ilham, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai besarnya anggaran yang mencapai Rp2,1 miliar. Ia menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara tepat dan memastikan bahwa hasil dari kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami lihat nilainya cukup besar, karena itu kami memanggil Dispora untuk memastikan bahwa seluruh anggaran yang dikeluarkan digunakan sebaik-baiknya,” ujar Ari.
Baca Juga : Munafri-Aliyah Pastikan Aspirasi Warga dari Reses DPRD Segera Ditindaklanjuti
Ari menambahkan bahwa penggunaan anggaran tersebut harus sejalan dengan Instruksi Presiden yang menekankan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah. Menurutnya, kegiatan yang menggunakan dana besar harus memiliki dampak nyata, baik dari segi ekonomi maupun sosial, bagi masyarakat Makassar.
“Kalau anggarannya besar, maka harus ada nilai positif yang terasa oleh warga Makassar. Kegiatan seperti ini harus dievaluasi secara menyeluruh. Kami ingin agar ke depannya pemerintah kota juga meninjau kembali besaran anggaran tahunan untuk event seperti ini,” ungkap Ari.
Dispora Kota Makassar, yang merencanakan Half Marathon sebagai agenda tahunan, menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp2,1 miliar telah dimasukkan dalam rencana kegiatan tahun 2025.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Dukung Penuh Makassar Half Marathon 2026, Targetkan 12 Ribu Peserta
Komisi D berharap agar transparansi dan efektivitas pelaksanaan kegiatan tersebut terus ditingkatkan, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan publik terkait prioritas dan dampak penggunaan anggaran APBD.
Dengan besarnya anggaran yang dialokasikan, Komisi D berharap adanya evaluasi yang mendalam mengenai manfaat dan dampak kegiatan tersebut bagi masyarakat, serta memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan untuk kepentingan publik yang optimal.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




