Sabtu, 03 Mei 2025 19:36

Kenapa Bisnis Kecil Susah Berkembang? Ini Penjelasan Rizki Amalia

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
 Rizki Amalia, owner @madeenafood. @Jejakfakta/dok.  Inkubator UMKM Kota Makassar
Rizki Amalia, owner @madeenafood. @Jejakfakta/dok. Inkubator UMKM Kota Makassar

Sering kali transaksi kecil dianggap sepele dan tidak dicatat. Padahal, akumulasi transaksi kecil bisa berdampak besar pada keuangan usaha

Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Kenapa Bisnis Kecil Susah Berkembang? Padahal produknya oke, pelanggan juga ada... tapi kok usahanya jalan di tempat?

Mungkin tanpa disadari, ada 1 dari 5 kesalahan klasik yang jadi penghambat besar dalam perkembangan bisnis kecil.

Kesalahan-kesalahan ini sering dianggap sepele—tapi dampaknya? Bisa bikin bisnis stuck, atau bahkan rugi terus.

Baca Juga : Kadiskop UKM Makassar Dorong Sinergi Program Lewat Rapat Koordinasi Inkubator UMKM

Simak penjelasan dari Rizki Amalia, owner @madeenafood, dikutip dari Inkubator UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, berikut ini:

1. Mencampur Uang Pribadi dan Bisnis

Banyak pelaku UMKM masih menggunakan satu rekening untuk keperluan pribadi dan usaha. Akibatnya, sulit membedakan mana pengeluaran pribadi dan mana operasional bisnis. Ini membuat arus kas tidak jelas dan laporan keuangan jadi tidak akurat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dorong Inovasi UMKM Lewat Inkubator Bisnis

2. Tidak Mencatat Transaksi Kecil

Sering kali transaksi kecil dianggap sepele dan tidak dicatat. Padahal, akumulasi transaksi kecil bisa berdampak besar pada keuangan usaha. Jika tidak tercatat, pengeluaran atau pemasukan sebenarnya bisa jadi salah.

3. Menunda Pencatatan

Baca Juga : TP PKK Kota Makassar Gandeng Inkubator UMKM, Perkuat 153 Pelaku Usaha Binaan

Menunda pencatatan transaksi harian membuat pelaku usaha rentan lupa detail transaksi. Ini berujung pada data yang tidak lengkap, tidak akurat, dan menyulitkan saat membuat laporan keuangan atau menghitung laba rugi.

4. Tidak Membuat Laporan Keuangan Rutin

Beberapa UMKM hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran, tanpa merangkumnya dalam laporan keuangan berkala seperti laporan laba rugi, arus kas, atau neraca. Padahal laporan keuangan rutin membantu pemilik usaha melihat kondisi usaha secara real-time dan membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.

Baca Juga : TP PKK Makassar Gandeng Koperasi dan Inkubator UMKM Dorong Kemandirian Pelaku Usaha Kecil

5. Tidak Memisahkan Modal Awal dan Keuntungan

Ada juga yang langsung menggunakan keuntungan untuk keperluan lain tanpa mencatat dan memisahkan modal awal. Ini membuat modal usaha cepat berkurang dan usaha sulit berkembang.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#umkm naik kelas #Bisnis Sukses #Tips UMKM #belajar bisnis #Inkubator UMKM #Diskop UKM Makassar
Youtube Jejakfakta.com