155 Pejabat Pangkep Jalani Tes Kompetensi Administrator di BKN Makassar

Pejabat administrator lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep tes kompetensi di Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Rabu (5/6/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep.

Tes Kompetensi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM ASN di Pangkep, sekaligus mendukung sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan

Jejakfakta.com - MAKASSAR - Sebanyak 155 pejabat administrator lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep dari eselon III.b dan III.a mengikuti tes kompetensi di Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Rabu (4/6/2025).  

Kegiatan ini merupakan bagian dari Penilaian Potensi dan Kompetensi Jabatan Administrator, yang mencakup aspek Manajerial, Sosial Kultural, Emerging Skill, dan Literasi Digital. Tes dilaksanakan menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT).  

Kerjasama antara Pemda Pangkep melalui BKPSDM dan Kantor Regional IV BKN Makassar ini bertujuan untuk memetakan potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara tersebut dipantau langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.  

Baca Juga : Bupati Pangkep Kunjungi IPDN Gowa, Beri Motivasi Praja Jadi ASN Unggul

Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Andi Anto, menyatakan bahwa pemetaan ini akan mendorong pengelolaan ASN yang lebih baik.  

"Ke depan, manajemen talenta dapat diwujudkan bersama di Kabupaten Pangkep. Ketika hal itu terwujud, pengisian jabatan tidak lagi hanya melalui seleksi terbuka, tetapi berdasarkan pemetaan potensi, kompetensi, dan integritas ASN untuk menduduki jabatan di berbagai OPD," jelasnya.  

Sementara itu, Kepala BKPSDM Pangkep, Farmawaty, menambahkan bahwa pemetaan ini diharapkan dapat mencakup semua level jabatan.  

Baca Juga : Bupati Yusran Shalat Id di Pegunungan, Warga: "Beliau Dekat dengan Kami"

"Harapannya, pengisian jabatan tidak hanya untuk level tinggi, tetapi juga administrator dan pengawas melalui pemetaan potensi dan kompetensi. Dengan begitu, kami dapat memaksimalkan penilaian gap antara potensi dan kinerja pegawai sebagai dasar pengembangan karir," ujarnya.  

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM ASN di Pangkep, sekaligus mendukung sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sherine Grace
Berita Terbaru