DPRD Makassar Akan Ajukan Ranperda Terkait LGBT
Ranperda LGBT bertujuan untuk menyelamatkan generasi muda agar sejalan dengan UUD 1945 dan kemajemukan bangsa Indonesia. Ranperda ini lebih kepada pembinaan, bukan penghakiman.
Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso mengungkapkan, DPRD Makassar, akan mengusulkan pembentukan Ranperda (Rancangan peraturan daerah) tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).
Menurutnya, Ranperda ini diusulkan dalam program legislasi daerah (Prolegda) 2023. "Rencana ranperda tersebut baru sebatas diusulkan. Belum ada pembahasan yang lebih dalam," ungkap Hadi, Jumat (6/1)
Sehingga, dia belum bisa menjabarkan seperti apa gambaran mengenai ranperda itu nantinya. "Pastinya, untuk pembahasan ranperda LGBT itu akan melibatkan kalangan akademisi dan tokoh dari tiap agama," kata Hadi.
Baca Juga : Pertamina Bantah BBM Langka di Makassar, Antrean Dipicu Kepanikan Warga Imbas Pemadaman Listrik
"Yang bahas bukan hanya teman-teman di DPRD tapi juga melibatkan perguruan tinggi. Kita akan fokus ke semua agama," sambungnya berkilah.
Makassar tentunya, akan berkaca pada sejumlah daerah lain yang lebih dulu membentuk perda mengenai LGBT. Karena itu, Makassar juga ingin membentuk perda serupa.
"Makassar bukan yang pertama. Sudah ada daerah di Indonesia ini yang sudah membuat juga kan. Kita juga mengarah ke sana. Kita melihat bahwa memang LGBT ini ada pro dan kontra," katanya.
Baca Juga : Usai 20 Daerah Disambangi, IAS Targetkan Kursi Ketua DPRD Makassar Kembali ke Pangkuan Golkar
Menurut Hadi, Pemerintah Kota Makassar maupun masyarakat setuju dan menginginkan adanya ranperda tersebut. Namun pembahasan ranperda ini menunggu persetujuan naskah akademik yang akan menjadi acuan dalam membuat ranperda.
Ranperda ini tegas Hadi, bertujuan untuk menyelamatkan generasi muda agar sejalan dengan UUD 1945 dan kemajemukan bangsa Indonesia.
"Jadi, jangan digoreng kepada yang negatif. Ranperda ini lebih kepada pembinaan, bukan penghakiman. Inilah yang harus ada di DPRD jangan sampai kita tidak buat. Kita nantikan saja bagaimana pembahasannya," tukas Hadi.
Baca Juga : MHDC Gelar Rolling Thunder Merah Putih, Satukan Persaudaraan Komunitas Motor di Makassar
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramadhan Pomanto enggan berkomentar banyak terkait usulan ranperda terkait LGBT. Namun dia menyatakan akan mendukung penuh apabila ranperda tersebut mampu menjaga generasi muda dari LGBT.
Menurutnya, sangat penting melindungi generasi muda dari LGBT. Karena itu, sikapnya tergantung isi ranperda itu nantinya. "Kalau untuk proteksi, penting. Kita harus memproteksi generasi. Kalau saya kan sudah jelas toh," tandasnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News