Jembatan Ceppae Ambruk Akibat Dihantam Air, Dinas PUTR Soppeng: Pengerjaan Bulan Mei
"Tunggu APBD sahkan. Paling lambat (pengerjaan) dikerja bulan Mei mendatang." - Kepala Dinas PUTR Soppeng Andi Haerudin.
Jejakfakta.com, Soppeng - Akibat curah hujan tinggi membuat Jembatan Ceppae, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, rusak karena dihantam arus air di sungai.
Jembatan gantung ini berada tepat di bawah sungai yang menghubungkan Dess Mariorilau dengan Desa Marioriwawo.
Jembatan tersebut tidak bisa lagi dilalui dan mengganggu aktivitas warga sekitar.
Baca Juga : Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Kalaksa BPBD Soppeng, Shahrani, menuturkan, banjir itu disebabkan oleh intensitas curah hujan tinggi.
Menurutnya, jembatan ambruk karena aliran air sungai mengikis bagian tiang penyangga jembatan. Sehingga jembatan Ceppae ambruk dan rusak parah.
"Tapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini." katanya dalam rilis yang diterima Jejakfakta, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga : Pemkab Soppeng Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting: Menuju Generasi Sehat dan Berkualitas
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Soppeng Andi Haerudin menegaskan akan melakukan pengerjaan jembatan itu pada bulan Mei mendatang.
Ia mengatakan akan menunggu hasil APBD disahkan, agar pengerjaan bisa cepat terealisasikan.
"Tunggu APBD sahkan. Paling lambat (pengerjaan) dikerja bulan Mei mendatang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News