Pemkot Makassar Akan Hadirkan Metro Kapsul Dukung Jalur Elevated untuk Kereta Api
Transportasi Metro kapsul ini menyesuaikan jalan di Kota Makassar yang sempit.
Jejakfakta.com, Makassar -- Pemerintah Kota Makassar menyambut baik rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membangun jalur layang atau elevated untuk kereta api menjadi transportasi baru di kota Makassar.
Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kepada wartawan di ruang rapat Balai Kota Makassar, Rabu (13/3/2024). Menurutnya, pihaknya akan menghadirkan Metro Kapsul sebagai transpotasi pengumpan.
"Pertama adalah bagaimana mendukung kereta api elevated kalau masuk Makassar, yaitu tentang kereta api feeder (kereta api yang disediakan untuk memudahkan perjalanan penumpang antarstasiun). Tadi kita selesaikan feedernya, kita selesai," kata Danny sapaan akrabnya.
Baca Juga : Perwakilan Makassar Bersinar di MTQ Maros, 31 Kafilah Lolos Final Bidik Juara Umum
Selain itu, Danny mengaku sebelum memang hadirkan kereta api Elevated tersebut, dirinya telah memikirkan untuk menyiapkan Feeder atau kendaraan pengumpan, yaitu Metro Kapsul.
Metro kapsul ini, kata Danny cocok digunakan karena menyesuaikan jalan di Kota Makassar yang agak sempit, transportasi ini juga ramah terhadap lingkungan karena menggunakan tenaga listrik.
"Ini kan, perintah Bapak Presiden (Joko Widodo) kemarin. Jadi, kita kebetulan yang monorail kemarin di Rakorsus itu, yang pembicara ketiga, itu kan dia low carbon, kemudian biar sempit, kan, kita jalan kita sempit. Kayak Rappocini, sempit sekali, kan. Kalau monorail kan besar Ki. Itu cuma 2,57 saja. 2 meter," ucapnya.
Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman
Danny mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan terkait pembuatan Metro Kapsul tersebut, karena rancangannya adalah buatan dalam negeri.
"Ini kan rencana. Rencana. Kemudian saya akan panggil metro kapsul, karena buatan dalam negeri ini, metro kapsul mungkin bukan investasi. Buatan-buatan investasi orang. Begitu. Yang penting sudah ada kepastian dan konektifitas masuk di undang-undangnya. Selesai ini, barang. Dan yang penting, sudah," ungkapnya.
Metro Kapsul yang akan menjadi transportasi di Kota Makassar ini, ungkap Danny berbentuk seperti angkutan kota. Namun, dilengkapi dengan fitur sensor. Sehingga Metro Kapsul ini akan di analisis oleh para ahli transportasi.
Baca Juga : Pembayaran Ganti Rugi Lahan Roadrace untuk Proyek Rel Kereta Api di Pangkep Diserahkan
"Nah, itu menariknya metro kapsul. Seperti pete-pete, dia bisa ngantri. Kalau ngantri satu begini, tidak boleh ada yang lain. Ini tidak. Dia seperti pete-pete kecil-kecil. Pete-pete dan dia dijaga dengan sensor, kan? Jadi, seperti pete-pete semua. Jadi, ini akan dihitung. Akan dianalisis oleh ahli-ahli transportasi. Jadi, ini berapa kar yang layani," pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News