Viral! Seseorang Diduga Mencoba Aniaya Jemaah di Masjid, Polisi Masih Selidiki!
Diimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dan mempercayakan sepenuh ke Polisi.
Jejakfakta.com, Makassar -- Beredar video rekaman CCTV memperlihatkan seorang remaja memasuki Masjid dan mencoba melakukan penganiayaan terhadap seorang jemaah yang tengah melaksanakan ibadah shalat. Aksi tersebut kemudian viral di media sosial.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Jejakfakta.com, aksi percobaan penganiayaan tersebut terjadi di Masjid Smansa 81, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/2024) saat shalat subuh berjamaah berlangsung.
Dalam rekaman video tersebut, awalnya tampak sejumlah remaja laki-laki memasuki masjid dan seolah mencari seseorang.
Baca Juga : SIM C1 Resmi Hadir di Makassar, Appi Tantang Komunitas Motor Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas
Tak lama kemudian, salah satu diantara pelaku kembali masuk ke dalam masjid dan tetiba mencoba menarik salah satu jemaah yang tengah melaksanakan shalat.
Bahkan, tampak pelaku mengayunkan tangannya seolah memukul jemaah yang ditariknya itu.
Hingga saat ini, Polrestabes Makassar yang mengetahui kejadian tersebut dan belum mendapat laporan atas peristiwa viral tersebut.
Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan atas dugaan penganiayaan di dalam masjid tersebut. Apalagi, sejumlah terduga pelaku sudah teridentifikasi identitasnya.
"Sampai sekarang kami belum ada laporan. Namun demikian, untuk pelakunya sendiri kami sudah mendapat identifikasinya. Saat ini sudah dalam pengejaran," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib kepada Wartawan, Selasa (19/3/2024).
Sementara untuk korban sendiri, kata Ngajib, belum diketahui identitasnya. Pasalnya, korban yang ada di dalam video tersebut rupanya bukan warga setempat.
Baca Juga : Kasus Penembakan Remaja 18 Tahun di Makassar, Iptu N Ditetapkan Tersangka
"Jadi korban pun setelah kami datang kesana, ternyata korban bukan orang disitu dan sampai sekarang kita belum tahu siapa korban," ujarnya.
Atas peristiwa tersebut, Ngajib yang mendatangi masjid sekaligus salat berjemaah bersama warga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dan mempercayakan sepenuh ke lembaga kepolisian.
"Kemudian jangan sampai terulang lagi. Juga memberikan pembinaan dan perhatian terhadap anak-anak. Itu kan masjid adalah tempat yang suci apalagi sekarang bulan ramadan," ujarnya.
Baca Juga : IRT Terlilit Utang Nekat Bakar Toko di Makassar, Emas Rp2 Miliar Nyaris Dicuri
Apalagi, kata Ngajib, membawa senjata tajam kedalam masjid yang notabenenya sebagai tempat beribadah.
"Apalagi sampai membawah senjata tajam kemudian melakukan penganiayaan di dalam masjid itu sangat-sangat tidak benar," tegasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News