Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus mengembangkan program ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui konsep urban farming atau pertanian kota. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan lahan sempit untuk pertanian dan peternakan modern di lingkungan perkotaan.
Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan panen raya cabai rawit di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (4/6/2025).

“Program ini adalah bagian dari upaya kita menghadirkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi di komunitas-komunitas kota,” ujar Munafri.
Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa dan Ketua TP PKK Meriahkan Kirab Swasembada Pangan

Urban farming ini diinisiasi oleh Dinas Pertanian Kota Makassar dan turut melibatkan musisi nasional Fadly, vokalis band Padi, yang dikenal sebagai penggiat pertanian perkotaan. Fadly juga menerapkan konsep peternakan vertikal di kediamannya di Jakarta dan secara rutin berbagi hasil panen kepada warga sekitar.
Munafri menyebut program urban farming ke depan akan dikolaborasikan dengan teknologi energi terbarukan. Ia menyebut pendekatan ini sebagai penelitian transformatif dalam kerangka sistemik dan berkelanjutan.
“Targetnya kita luncurkan secara resmi tiga hingga empat bulan ke depan, setelah tahap perencanaan tuntas,” kata Munafri.
Baca Juga : Luwu Timur Raih Peringkat Pertama Penyaluran Pupuk Bersubsidi Regional 4A Sulsel
Sebagai tahap awal, Pemkot Makassar akan membangun proyek percontohan di tiga lokasi. Selain itu, program ini juga akan diterapkan di sekolah-sekolah, instansi pemerintah, serta kantor-kantor untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit.
“Kita akan budidayakan tanaman, peternakan, bahkan perikanan dalam skala kecil. Ini harus dimaksimalkan,” tegasnya.
Munafri juga mengapresiasi dukungan dari Pondok Pesantren Darul Aman Gombara yang turut menjadi bagian dari program ini.
Baca Juga : Irwan Buka Tudang Sipulung Percepatan Tanam 2026, Luwu Timur Bidik Peningkatan Produksi Padi
“Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tapi juga tempat menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para santri,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Buq'atun Mubarakah, H.M. Iqbal Djalil, menyampaikan bahwa Pesantren Gombara yang berdiri sejak 1991 terus berkembang dan kini aktif dalam program ketahanan pangan pesantren, termasuk panen raya cabai rawit tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



