Selasa, 01 Juli 2025 21:50

Kejari Maros Kembali Tetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan Internet Kominfo Maros

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Kejari Maros menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja internet Command Center di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Maros untuk tahun anggaran 2021–2023. @Jejakfakta/Istimewa
Kejari Maros menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja internet Command Center di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Maros untuk tahun anggaran 2021–2023. @Jejakfakta/Istimewa

Tersangka LMH, marketing dari PT Aplikanusa Lintasarta, penyedia layanan internet bagi Dinas Kominfo Maros.

Jejakfakta.com, MAROS — Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros kembali menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja internet Command Center di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Maros untuk tahun anggaran 2021–2023.

Tersangka yang baru ditetapkan berinisial LMH, yang diketahui merupakan marketing dari PT Aplikanusa Lintasarta, penyedia layanan internet bagi Dinas Kominfo Maros.

“Pada Selasa, 1 Juli 2025, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Maros menetapkan LMH sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: R-253/P.4.16/Fd.1/07/2025,” ungkap Kepala Seksi Intelijen Kejari Maros, Andi Unru, melalui keterangan tertulis.

Baca Juga : Kejati Sulsel Usut 8 Kasus Dugaan Korupsi, dari Mafia Alsintan Rp243,6 Miliar hingga Pokir DPRD Bone

Penetapan LMH disebut sebagai hasil pengembangan penyidikan dari tersangka sebelumnya berinisial MT, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Maros Nomor: PRINT-04/P.4.16/Fd.1/10/2024 tertanggal 18 Oktober 2024.

Dalam penanganan perkara ini, Kejari Maros juga mengamankan uang negara senilai Rp1.049.469.989, yang saat ini telah disita sebagai barang bukti dan dititipkan dalam rekening Kejari Maros.

Atas perbuatannya, LMH dijerat dengan Primer: Pasal 2 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dan subsidair: Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang yang sama, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga : Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditahan dalam Kasus Dugaan Pemerasan dan TPPU

Saat ini, tersangka LMH telah ditahan dan ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Maros untuk menjalani penahanan sementara selama 20 hari ke depan, sambil menunggu proses hukum lanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kejari Maros #kasus korupsi #Kominfo Maros #PT Aplikanusa Lintasarta #pengadaan internet #korupsi internet
Youtube Jejakfakta.com