Jejakfakta.com, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang secara resmi membuka Art Culture Festival Paddekko dan Barutu di Pattiroang Cafe & Resto, Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kamis (10/7/2025). Festival ini diharapkan menjadi upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan tradisi paddekko, salah satu warisan budaya khas Kabupaten Gowa.
“Tentu Pemerintah Kabupaten Gowa sangat mendukung festival ini. Tugas kita adalah mengembangkan kebudayaan kita seperti paddekko agar tidak punah. Karena di zaman sekarang yang serba instan dan menggunakan mesin, maka jarang masyarakat menggunakan cara ini,” ujar Sitti Husniah dalam sambutannya.

Menurutnya, festival ini perlu terus dilaksanakan dan dikemas lebih menarik agar semakin banyak kecamatan yang ikut berpartisipasi.
Baca Juga : Perkuat Kepastian Hukum, Pemkab Gowa Serahkan 3.608 Sertifikat PTSL di Tinggimoncong

“Saya yakin paddekko bukan hanya di lima kecamatan, tapi masih ada kecamatan lain yang mungkin menggunakan cara ini. Saran kami agar lebih menarik bisa tampilkan budaya yang ada di Gowa. Terima kasih juga telah mempertahankan dan menumbuhkan budaya di Gowa,” tambahnya.
Sekretaris Camat Tinggimoncong, Muh Anzhary Haris, menyebutkan bahwa Festival Paddekko tahun ini diikuti 32 peserta yang terbagi dalam sembilan tim dari lima kecamatan. “Festival Paddekko adalah kegiatan tahunan di Kelurahan Bulutana ini dan bekerjasama dengan Pattiroang Cafe. Semoga ke depan bisa terus kita laksanakan dan semakin banyak yang ikut terlibat,” katanya.
Sebagai informasi, paddekko merupakan salah satu tradisi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Gowa, yang berkaitan dengan pesta panen padi.
Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Tekankan Penguatan Iman dan Akhlak Mulia
Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasatpol PP, Camat Tinggimoncong, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




