Jumat, 18 Juli 2025 20:31

Melinda Aksa Dorong Penguatan Usaha Busana Lokal di Makassar Lewat Pendampingan Berkelanjutan

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, saat membuka kegiatan “Pengembangan dan Pendampingan kepada Usaha Busana Lokal” yang digelar di Gedung PKK Kota Makassar, Jumat (18/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, saat membuka kegiatan “Pengembangan dan Pendampingan kepada Usaha Busana Lokal” yang digelar di Gedung PKK Kota Makassar, Jumat (18/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Tenun sutra, songket, dan berbagai motif khas Bugis-Makassar perlu dikembangkan lewat inovasi dan pendekatan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong penguatan sektor usaha busana lokal melalui program pendampingan dan pengembangan berkelanjutan.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan “Pengembangan dan Pendampingan kepada Usaha Busana Lokal” yang digelar di Gedung PKK Kota Makassar, Jumat (18/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pokja III TP PKK Kota Makassar.

Acara ini dihadiri oleh pengurus PKK dari berbagai kelurahan serta para pelaku usaha busana lokal. Dalam sambutannya, Melinda menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai misi utama PKK, khususnya melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan.

Baca Juga : Buka Kegiatan Parenting PAUD, Melinda Aksa Dorong Pendidikan Anak Tanpa Diskriminasi

“Salah satu fokus utama Pokja III adalah meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan, keterampilan, dan pendampingan usaha. Sektor busana lokal punya potensi besar untuk bersaing, baik di pasar lokal, nasional, hingga internasional,” ujarnya.

Melinda juga menyoroti kekayaan budaya Makassar, seperti tenun sutra, songket, dan berbagai motif khas Bugis-Makassar yang memiliki nilai filosofi tinggi. Ia menilai potensi ini perlu dikembangkan lewat inovasi dan pendekatan berkelanjutan agar pelaku UMKM busana lebih siap menghadapi persaingan era digital dan global.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku usaha busana lokal dapat memperoleh ilmu, motivasi, dan jejaring baru untuk mengembangkan usahanya, baik dari segi desain, pemasaran digital, hingga manajemen usaha yang berorientasi pada keberlanjutan,” tambahnya.

Baca Juga : Melinda Aksa Tinjau Posyandu ICD Nusa Indah, Tekankan Pentingnya Gizi dan Layanan Dasar Keluarga

Melinda juga memberikan apresiasi kepada Pokja III TP PKK atas inisiatifnya yang dinilai strategis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM.

Sebagai narasumber, fashion designer nasional Hasryman Chyms Mansyur hadir membahas kekayaan busana tradisional Makassar seperti Baju Bodo dan Baju La'bu, serta menekankan pentingnya etika dalam berbusana modern.

Acara ini juga diisi oleh perwakilan Bank Indonesia yang memaparkan strategi pemberdayaan UMKM melalui literasi keuangan dan akses pembiayaan. Sementara itu, desainer lokal Ida Jashari membagikan kisah suksesnya membangun usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PKK Makassar #melinda aksa #UMKM Busana #Usaha Mikro Makassar #Busana Lokal #Tenun Makassar #Songket Bugis #pendampingan UMKM #baju bodo #Baju La'bu #KUR UMKM
Youtube Jejakfakta.com