Pinrang, jejakfakta.com – Kepala Desa Kariango, Muhammad Jafar, bekerja sama petugas kesehatan Kecamatan Lembang merekam separuh perjalanan ibu hamil Asmia (33) yang ditandu sarung keluar dari kampung, Dusun Buttu Batu, Desa Kariango, Jumat (6/1/2023) pagi Wita.
"Saya bersama ibu bidan," kata Muhammad Jafar menyampaikan bahwa dia bersama bidan mengawal sekaligus mengabadikan kejadian itu.

Baca Juga : Pegawai Bank Plat Merah di Pinrang Diduga Gelapkan Dana Kredit Pensiunan Rp 2,9 Miliar
Buttu Batu merupakan daerah pegunungan yang tak punya akses kendaraan roda empat di Kecamatan Lembang, Pinrang.
Ya, warga harus bahu-membahu menandu Asmia dengan sarung, naik turun gunung terjal, menyeberangi sungai, sejauh 7 kilometer.
Butuh waktu kurang lebih tiga jam untuk sampai pada lokasi yang ada akses roda empat, ke Desa Bakaru.
Baca Juga : Ketua KBPPP Sulsel: Andi Iwan Bawa Banyak Perubahan Untuk Pinrang
Dari Bakaru, Asmia diangkut kendaraan roda empat petugas kesehatan ke Puskesmas Salimbongan, di Ulusaddang, Kecamatan Lembang.

Baca Juga : 2 Jemaah Haji Asal Gowa Meninggal Dunia Usai Wukuf di Arafah
Kemudian, Asmia ternyata harus dirujuk ke rumah sakit, RSUD Lasinrang.
Setelah menempuh perjalanan lebih 60 kilometer dari Lembang, Asmia tiba di RSUD Lasinrang. Informasi yang dihimpun, Asmia dalam kondisi melemah setiba di RSUD sekitar pukul 11.00 Wita.
Beberapa saat ke muka, Asmia pun melahirkan, namun si bayi Asmia dalam keadaan tak bernyawa.
Baca Juga : Dukung Produk Lokal, TP PKK Sidrap Pamerkan Hasil Produksi UMKM
Esoknya, Sabtu (7/1/23) giliran Asmia menghembuskan napas terakhir.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Lasinrang dr Moh Inwan Ahsan, mengatakan, bayi Asmia telah meninggal sejak di dalam kandungan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




