Jejakfakta.com, TORAJA UTARA – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merayakan Hari Jadi ke-17 dengan penuh khidmat dalam sebuah upacara yang digelar di Lapangan Bhakti Rantepao, Senin (21/7/2025). Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Perikanan Luwu Timur, Heriwanto Duma Mandar.
Turut hadir pula Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, anggota DPRD, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Mengangkat tema “Dengan Astacita Kita Mewujudkan Toraja Utara yang Maju, Makmur, dan Menyenangkan Menuju Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini menjadi refleksi atas capaian pembangunan serta momen untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan.
Dalam rangkaian acara, Ketua DPRD Toraja Utara, Dra. Hermin S. Matandung, M.MPd., membacakan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Toraja Utara. Wilayah ini secara resmi dimekarkan dari Kabupaten Tana Toraja melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2008, yang disahkan pada 21 Juli 2008. Pemekaran ini bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat identitas sosial budaya masyarakat Toraja di wilayah utara.
Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menyampaikan harapan terbaik untuk kemajuan Toraja Utara.
“Selamat Hari Jadi ke-17 Kabupaten Toraja Utara. Semoga semangat kebersamaan dan kerja keras terus menjadi fondasi dalam mewujudkan daerah yang maju, makmur, dan menyenangkan,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkab Lutim Hadirkan BKPSDM Menyapa, Perkuat Pemahaman ASN soal Aturan Kepegawaian
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang hadir secara virtual, mengajak seluruh masyarakat Toraja Utara untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan pentingnya reformasi birokrasi sebagai kunci mempercepat pelayanan publik dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih serta profesional.
Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Tana Toraja sebagai simbol rasa syukur dan harapan akan kemajuan serta persaudaraan antardaerah di Sulawesi Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




