Rabu, 23 Juli 2025 12:05

Peringati HAN ke-41, Ribuan Anak Meriahkan Karebosi Makassar: Komitmen Bersama Wujudkan Generasi Emas

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Sejumlah anak-anak memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) 2025) di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu pagi (23/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Sejumlah anak-anak memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) 2025) di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu pagi (23/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Melinda: Pembangunan karakter anak harus dimulai sejak usia dini.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ribuan anak dan orang tua memadati Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu pagi (23/7/2025), dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-41. Acara yang digagas oleh Bunda PAUD Kota Makassar berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosial, mengusung tema nasional “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.”

Bunda PAUD Makassar, Melinda Aksa, menegaskan bahwa peringatan HAN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penguatan komitmen seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan ramah anak.

“Anak-anak kita adalah cerminan masa depan bangsa. Apa yang kita tanam hari ini akan menentukan wajah Indonesia ke depan,” ujar Melinda.

Baca Juga : PKL Ditata, Modal Usaha Disiapkan, Munafri Gandeng Bank Sulselbar Perkuat UMKM Lewat KUR

Rangkaian kegiatan diisi dengan lomba mewarnai, pertunjukan seni, hingga aksi sosial berupa sunat massal gratis yang melibatkan puluhan anak dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Pemkot Makassar, Dinas Kesehatan, serta rumah sakit mitra.

Menurut Melinda, pembangunan karakter anak harus dimulai sejak usia dini melalui pendidikan PAUD yang menyenangkan, bernilai, dan mendukung perkembangan holistik—baik secara fisik, emosional, sosial, maupun intelektual.

Komitmen Pemerintah Wujudkan Kota Ramah Anak

Baca Juga : Pemkot dan DPRD Makassar Kebut Tiga Regulasi Strategis, Transportasi hingga Tata Ruang Kota Diperkuat

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut hadir dan menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam membentuk generasi emas 2045. Ia menyoroti maraknya dampak negatif teknologi terhadap anak-anak usia dini dan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget.

“Pengaruh digital yang tak terkendali bisa merusak perkembangan mental dan moral anak. Orang tua dan guru harus aktif memfilter konten yang dikonsumsi anak-anak,” tegas Munafri.

Ia juga mengingatkan pentingnya kelekatan emosional antara orang tua dan anak sebagai fondasi pembentukan karakter dan ketangguhan mental.

Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar

Lebih jauh, Munafri mendorong pendidikan berbasis nilai dan budaya lokal Makassar, seperti siri’ na pacce, agar menjadi bekal hidup anak-anak di masa depan.

Suasana di Lapangan Karebosi tampak penuh keceriaan. Anak-anak antusias mengikuti lomba mewarnai dan tampil di atas panggung dalam pertunjukan seni tradisional dan lagu anak-anak.

Pemerintah Kota Makassar berkomitmen memperluas layanan ramah anak, meningkatkan kualitas PAUD, dan memperkuat perlindungan anak secara menyeluruh—baik dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga sosial.

Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur

“Kalau kita ingin Indonesia menjadi negara besar di tahun 2045, maka hari ini kita harus serius membentuk anak-anak kita menjadi manusia unggul, cerdas, berakhlak, dan kuat secara mental,” tutup Munafri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Hari Anak Nasional #HAN 2025 #Bunda PAUD Makassar #melinda aksa #Munafri Arifuddin #sunat massal #Paud #Perlindungan Anak #pendidikan anak #generasi emas
Youtube Jejakfakta.com