Jejakfakta.com, MAKASSAR – Guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya melakukan penataan dan relokasi terhadap pedagang bayangan di sejumlah titik strategis, termasuk Pasar Terong, Pasar Pa'baeng-baeng, serta kawasan kanal Panampu hingga Jalan Alauddin, Kamis (24/7/2025).
PD Pasar Makassar Raya, dipimpin oleh Plt Direktur Utama Ali Gauli Arif, melakukan penataan dan relokasi pedagang bayangan dari badan jalan dan bantaran kanal ke area pasar resmi. Relokasi berlangsung secara bertahap dan ditargetkan rampung pada Juli 2025.

Sebagai bagian dari sinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang untuk revitalisasi kanal dan jembatan serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan manusiawi.
Baca Juga : Kembalikan Fungsi Aset Publik, Pemkot Makassar Tata Kawasan Pasar Hobi Toddopuli
Dengan menyiapkan sekitar 400 lods di lantai satu Pasar Terong dan proses komunikasi persuasif yang melibatkan kecamatan, kelurahan, hingga satgas kebersihan. Proses relokasi dilakukan secara humanis tanpa pendekatan represif.
“Relokasi ini bagian dari sinergi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang yang akan melakukan revitalisasi kanal dan jembatan,” jelas Ali Gauli, Kamis (24/7/2025).
“Kami ingin para pedagang pindah bukan karena terpaksa, tapi karena sadar bahwa tempat baru lebih aman, nyaman, dan menjanjikan keberlanjutan usaha mereka,” tegasnya.
Baca Juga : Pasar Kubis Pindah ke Malengkeri, 400 Kendaraan Bongkar Muat Kini Terpusat
Penataan serupa juga tengah dilakukan di kawasan Pa’baeng-baeng, khususnya di sepanjang kanal dari Jalan Andi Tonro hingga Alauddin, menyasar 91 pedagang. Lebih dari 70 pedagang telah menyatakan kesiapan untuk pindah ke pasar resmi, dengan pendekatan relokasi yang tetap mengedepankan kenyamanan dan keberlanjutan ekonomi lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




