Jejakfakta.com, MAKASSAR — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi bersejarah. Salah satu titik yang menjadi sorotan utama adalah Monumen Maha Putra Emmy Saelan di Jl. Letjen Hertasning, Kecamatan Rappocini.
Monumen yang dibangun untuk mengenang perjuangan tokoh pahlawan wanita asal Sulawesi Selatan, Emmy Saelan, terlihat dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa bagian monumen rusak, seperti keramik yang pecah, cat yang memudar, pagar yang rendah dan tidak layak, serta lingkungan sekitar yang dipenuhi tanaman liar.

Wali Kota Munafri, yang akrab disapa Appi, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi monumen tersebut. Ia menilai lemahnya perhatian dari pemerintah kelurahan, kecamatan, dan dinas terkait sebagai penyebab utama.
Baca Juga : Pemkot Makassar Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026, Pencairan Mulai Diproses
“Saya ingin tahu, apakah ini aset milik Pemerintah Kota atau tidak. Kalau memang masuk dalam aset Pemkot, saya minta segera dialokasikan anggaran untuk perbaikan,” ujar Appi di lokasi, Kamis (7/8/2025).
Sidak tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kebudayaan, perwakilan BPKAD, serta pihak Kecamatan Rappocini.
Dalam inspeksi itu, Munafri menegaskan pentingnya merawat situs bersejarah. Ia memerintahkan agar perbaikan monumen dilakukan secara menyeluruh, termasuk peninggian pagar, pembangunan pos penjagaan, serta penambahan fasilitas informasi sejarah.
Baca Juga : Pemkot Makassar Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026, Anggaran Disiapkan Rp86 Miliar
“Dinas mana yang berkaitan dengan tempat bersejarah, tolong rawat dan perbaiki. Ini simbol sejarah, jangan dibiarkan seperti ini,” tegasnya.
Appi juga menekankan bahwa penghormatan terhadap pahlawan tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menjaga kondisi fisik simbol-simbol perjuangan.
“Ini bukan sekadar bangunan. Monumen ini adalah pengingat keberanian dan pengorbanan perempuan Sulsel dalam mempertahankan kemerdekaan,” lanjutnya.
Baca Juga : Jelang Lebaran, Munafri Turun ke Pasar Pabaeng-baeng: Cek Harga, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Selain perbaikan, Munafri mendorong agar monumen bersejarah seperti Emmy Saelan dijadikan sarana edukasi publik dan destinasi wisata sejarah. Ia ingin tempat-tempat tersebut ditata layak dan dilengkapi fasilitas pendukung.
“Kita ingin tempat seperti ini bisa dikunjungi pelajar, masyarakat umum, bahkan wisatawan. Tapi bagaimana mau kita ajak orang datang kalau kondisinya seperti ini? Mulai tahun ini harus ada perbaikan,” ujarnya.
Wali Kota juga menginstruksikan agar SKPD terkait, khususnya yang menangani aset dan kebudayaan, segera melakukan pendataan. Jika Monumen Emmy Saelan belum tercatat sebagai aset Pemkot, maka perlu dilakukan pencatatan resmi dan perencanaan penataan.
Baca Juga : Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serap Aspirasi Warga Bung Permai Soal Banjir
Inspeksi ini menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin berkomitmen untuk menjadikan sejarah dan warisan budaya sebagai identitas kota yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




