Kamis, 07 Agustus 2025 22:49

Pemkot Makassar Prioritaskan Pembangunan Kepulauan: Sekolah Rakyat, Transportasi Laut, dan Pabrik Es Segera Hadir

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, saat mengunjungi Pulau Barrang Lompo beberapa waktu lalu. @Jejakfakta/Istimewa
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, saat mengunjungi Pulau Barrang Lompo beberapa waktu lalu. @Jejakfakta/Istimewa

Pemkot Makassar bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan mitra dari Jepang dalam pembangunan pabrik es di Pulau Barrang Lompo.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan wilayah kepulauan. Sejumlah inisiatif strategis diluncurkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pulau, mulai dari akses pendidikan, transportasi laut, hingga penguatan ekonomi berbasis potensi kelautan.

“Kami punya perhatian penuh terhadap masyarakat di pulau. Kita tidak ingin pembangunan hanya terjadi di daratan. Potensi dan kebutuhan masyarakat kepulauan harus menjadi prioritas,” ujar Munafri di Balai Kota Makassar, Kamis (7/8/2025).

Kecamatan Kepulauan Sangkarang yang terdiri dari beberapa pulau seperti Kodingareng, Barrang Caddi, Barrang Lompo, Langkai, Lanjukang, Lumu-Lumu, dan Bone Tambu menjadi fokus utama pengembangan. Pemkot Makassar tengah mempersiapkan berbagai program untuk menjawab kebutuhan dasar warga di wilayah tersebut.

Baca Juga : City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Perkuat Implementasi Model Biomassa Sirkular

Salah satu inisiatif utama adalah pendirian Sekolah Rakyat dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Munafri, akses pendidikan dan gizi anak-anak pulau harus setara dengan wilayah daratan.

“Saya ingin ada Sekolah Rakyat di pulau. Kalau perlu sekolah boarding (asrama), kami siapkan tempatnya. Kami sedang cari aset Pemkot yang bisa digunakan,” ungkap politisi Partai Golkar itu.

Saat ini, pemetaan aset pemerintah di pulau – khususnya Barrang Lompo dan Barrang Caddi – sedang dilakukan. Lokasi tersebut direncanakan sebagai pusat pendidikan dan distribusi MBG.

Baca Juga : Program Talenta Kota Resmi Diluncurkan, Makassar Creative Hub Jadi Motor Ekosistem Kreatif Makassar

Di bidang transportasi, Pemkot juga menyiapkan dua unit kapal pemerintah untuk mendukung mobilitas warga, distribusi logistik, serta mendukung tenaga pengajar dan tenaga kesehatan yang bertugas di pulau.

“Transportasi ini akan dikelola langsung oleh camat. Jadi semacam kapal dinas yang fleksibel, tidak lagi bergantung pada jadwal tetap,” jelas Munafri.

Untuk menggerakkan ekonomi, Pemkot Makassar bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan mitra dari Jepang dalam pembangunan pabrik es di Pulau Barrang Lompo. Pabrik ini akan membantu nelayan dalam pengawetan ikan agar memenuhi standar perdagangan antar pulau.

Baca Juga : Melinda Aksa Lantik 13 Ketua TP PKK Kecamatan dan Kukuhkan Bunda PAUD se-Kota Makassar

“Dengan pabrik es, hasil laut bisa diawetkan lebih baik. Ini akan memperkuat daya saing ekonomi masyarakat pulau,” tutur Munafri.

Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan intervensi pembangunan harus berbasis riset, bukan sekadar bantuan jangka pendek.

“Semua intervensi harus berbasis kajian ilmiah. Kita ingin bantu masyarakat dengan pendekatan yang benar dan berkelanjutan,” tegas Munafri menutup keterangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Sekolah Rakyat #Pabrik Es #Munafri Arifuddin #transportasi laut #Kecamatan Kepulauan Sangkarang #Pendidikan #makanan bergizi gratis #Ekonomi Maritim
Youtube Jejakfakta.com