Sabtu, 13 Juni 2026 14:51

HUT IDAI ke-72, Sekda Gowa Tekankan Pentingnya Investasi Kesehatan Anak

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis, saat membuka Seminar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 IDAI bertema "Optimalisasi Perkembangan Otak dan Tatalaksana Penyakit Infeksi pada Anak" di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (13/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis, saat membuka Seminar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 IDAI bertema "Optimalisasi Perkembangan Otak dan Tatalaksana Penyakit Infeksi pada Anak" di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (13/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Sekda Gowa berharap IDAI Sulsel memperkuat sinergi meningkatkan kesehatan anak dan menekan stunting. Angka stunting Gowa kini turun hingga 17 persen.

Jejakfakta.com, GOWA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis, berharap Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Selatan semakin memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak, memperkuat kapasitas tenaga medis, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Harapan tersebut disampaikan saat membuka Seminar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 IDAI bertema "Optimalisasi Perkembangan Otak dan Tatalaksana Penyakit Infeksi pada Anak" di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (13/6).

Menurut Andy Azis, usia 72 tahun menjadi momentum bagi IDAI untuk terus menjadi organisasi profesi terdepan dalam mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Baca Juga : Komitmen Data Akurat, Pemkab Gowa Siap Petakan Ekonomi Digital Lewat Sensus Ekonomi 2026

"Di usia yang semakin matang ini, kami berharap IDAI terus menjadi organisasi profesi terdepan dalam mewujudkan generasi Indonesia, khususnya di Kabupaten Gowa, yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujarnya.

Ia menegaskan, perhatian terhadap 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi kunci utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Pada fase tersebut, nutrisi yang cukup, stimulasi yang tepat, dan perlindungan dari berbagai penyakit infeksi sangat menentukan perkembangan otak anak.

"Perkembangan otak yang optimal akan berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, kecerdasan, produktivitas, dan kualitas hidup anak di masa mendatang. Karena itu, investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal," jelasnya.

Baca Juga : Produk UMKM Gowa Dibidik Masuk Ritel Modern, Sekda: Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Andy Azis juga memaparkan berbagai capaian Pemerintah Kabupaten Gowa dalam sektor kesehatan anak. Salah satunya adalah keberhasilan program imunisasi Zero Dose yang mampu menjangkau anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap sehingga capaian imunisasi daerah melampaui target nasional.

Selain itu, angka prevalensi stunting di Kabupaten Gowa terus menunjukkan penurunan signifikan. Dari sekitar 33 persen pada tahun 2022, turun menjadi 21,1 persen pada 2023 dan kini berada di kisaran 17 persen.

"Capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, kader kesehatan hingga masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Benteng Data Pribadi Warga, Antisipasi Ancaman Siber di Era Digital

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan kesehatan anak masih membutuhkan perhatian serius. Karena itu, penguatan jejaring kerja sama antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan, dan organisasi profesi seperti IDAI harus terus diperkuat.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IDAI Cabang Sulawesi Selatan atas inisiasi seminar ilmiah ini. Semoga kemitraan yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dapat terus diperkuat demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing," katanya.

Sementara itu, Ketua IDAI Cabang Sulawesi Selatan, dr. Idham Jaya Ganda, menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menekan angka kesakitan dan kematian anak.

Baca Juga : Bupati Husniah Talenrang Turun Langsung Pastikan Pelayanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat

Menurutnya, anak-anak saat ini merupakan calon generasi emas Indonesia yang harus dipastikan tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

"Dokter spesialis anak akan terus hadir memberikan pengabdian terbaik dan mendampingi masyarakat untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya tumbuh dan berkembang secara sehat, baik, dan optimal," ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-72 IDAI, selain seminar ilmiah, juga digelar workshop penanganan bayi baru lahir di RSUD Syekh Yusuf yang diikuti dokter umum, perawat, dan bidan.

Baca Juga : Pemkab Gowa Pertahankan Tradisi Transparansi, Raih Opini WTP Ke-14 dari BPK RI

IDAI Sulsel juga melaksanakan sejumlah kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi kesehatan di RSUD Syekh Yusuf, Puskesmas Pallangga, Puskesmas Somba Opu, dan Puskesmas Samata.

Seminar tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa drg. Haris Usman, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#IDAI Sulsel #Sekda Gowa #Andy Azis #stunting Gowa #kesehatan anak #dokter spesialis anak #HUT IDAI 72 #Imunisasi anak #perkembangan otak anak #pemkab gowa #generasi emas Indonesia
Youtube Jejakfakta.com