Rabu, 03 September 2025 09:36

Camat Makassar Hadiri Doa Bersama Lintas Agama: Simbol Persatuan dan Ketahanan Sosial Warga

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Camat Makassar, Husni Mubarak, turut hadir dalam momentum sakral doa bersama lintas agama yang digelar Pemerintah Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Selasa (2/9/2025) malam. @Jejakfakta/dok. Istimewa
Camat Makassar, Husni Mubarak, turut hadir dalam momentum sakral doa bersama lintas agama yang digelar Pemerintah Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Selasa (2/9/2025) malam. @Jejakfakta/dok. Istimewa

Momentum strategis dalam merawat solidaritas antarwarga di tengah tantangan sosial yang tengah dihadapi Makassar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Camat Makassar, Husni Mubarak, turut hadir dalam momentum sakral doa bersama lintas agama yang digelar Pemerintah Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Selasa (2/9/2025) malam. Acara ini menjadi simbol kuat persatuan warga Kota Daeng di tengah situasi sosial yang sedang diuji.

Husni Mubarak duduk bersama para tokoh agama, tokoh pemuda lintas organisasi, komunitas masyarakat, serta unsur Forkopimda, memperlihatkan komitmen pemerintah kecamatan sebagai simpul kebersamaan dan ketahanan sosial di tingkat akar rumput.

"Kehadiran kita semua malam ini, tanpa memandang latar belakang, menjadi bukti bahwa Makassar adalah rumah besar yang kita jaga bersama," ujar Husni usai kegiatan.

Baca Juga : HUT Dekranas 2026 Resmi Ditutup, Tito Karnavian Sebut Makassar Catat Sejarah Baru

Doa bersama ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran pejabat daerah dan tokoh agama dari enam agama resmi di Indonesia. Rangkaian acara dibuka dengan salat Maghrib dan Isya berjamaah, lalu dilanjutkan dengan doa lintas agama dan tausiah oleh Ustadz Das'ad Latief.

Dalam suasana hening penuh harap, para pemuka agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu secara bergantian memanjatkan doa, memohonkan kedamaian bagi Makassar dan Indonesia.

Menjaga Kota dengan Kebersamaan

Baca Juga : Makassar Raih Penghargaan Nasional Wastra dan Kriya, Appi Siapkan Langkah Besar Perkuat Industri Kreatif Lokal

Doa bersama ini juga menjadi respons atas insiden 29 Agustus lalu, yang menelan korban jiwa dan memicu keprihatinan luas. Wali Kota Munafri menegaskan, menjaga Makassar adalah tanggung jawab semua elemen, bukan hanya aparat keamanan.

"Kita tidak mau kota ini mencekam, kita ingin Makassar tetap menjadi kota yang aman, damai, dan penuh toleransi," tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham mengajak warga untuk menyampaikan aspirasi dengan damai, tanpa memecah belah persaudaraan.

Baca Juga : Ratusan Pelari Ramaikan Indomaret Fun Run 2026, Appi Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat

"Makassar adalah milik kita semua. Jangan ada lagi air mata karena amarah. Mari kita jaga dengan hati yang tenang," ajaknya.

Peran Kecamatan Sebagai Garda Terdepan Harmoni

Sebagai pimpinan di tingkat kecamatan, Husni Mubarak melihat kegiatan ini sebagai pengingat pentingnya keteladanan sosial di level paling dasar pemerintahan.

Baca Juga : Aliyah Dampingi Menkes Tinjau Kompleks Kusta Jongaya, Makassar Perkuat Langkah Hapus Stigma dan Percepat Eliminasi Kusta

"Kecamatan adalah ruang perjumpaan warga sehari-hari. Dari sinilah kita bisa mulai memperkuat nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghargai," tambahnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif berbagai komunitas, termasuk organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga komunitas ojek online (Ojol) yang turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Selain Camat Makassar, acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Makassar Supratman, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Franki Susanto, Kajari Makassar Nauli Rahim Siregar, serta tokoh masyarakat seperti mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan Ketua TP PKK Melinda Aksa Mahmud.

Baca Juga : Munafri Perkenalkan Makassar sebagai Kota Kuliner kepada Istri Wapres, 151 UMKM Meriahkan Festival "Satu Kota 1000 Rasa"

Doa bersama ini tak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga momentum strategis dalam merawat solidaritas antarwarga di tengah tantangan sosial yang tengah dihadapi Makassar.

"Doa adalah kekuatan batin, tapi kehadiran kita semua di sini malam ini adalah kekuatan nyata bagi kedamaian kota ini," tutup Husni Mubarak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Husni Mubarak #doa bersama lintas agama #Toleransi Umat Beragama #kedamaian #forkopimda #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #FKUB
Youtube Jejakfakta.com