Jejakfakta.com - MAKASSAR - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya mendapat respons resmi dari Pertamina. BUMN migas itu memastikan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) , melainkan dipicu oleh kekhawatiran masyarakat menyusul pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Makassar dan Sulawesi secara keseluruhan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Enggak ada langka. Stok tersedia dan cukup," kata Lilik, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga : Usai 20 Daerah Disambangi, IAS Targetkan Kursi Ketua DPRD Makassar Kembali ke Pangkuan Golkar

Menurut Lilik, fenomena antrean yang terjadi dalam beberapa hari terakhir merupakan efek domino dari pemadaman listrik bergilir yang memicu kepanikan warga. Masyarakat yang melihat antrean di SPBU kemudian ikut mengisi BBM karena takut tidak kebagian.
"Mulai dari listrik yang padam bergiliran, lihat antrean di SPBU jadi takut enggak kebagian BBM," ujarnya.
Lilik menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi tersebut masih dapat diantisipasi oleh pihaknya. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang melonjak, Pertamina menambah penyaluran BBM sekitar 10 hingga 15 persen dari konsumsi normal harian.
Baca Juga : MHDC Gelar Rolling Thunder Merah Putih, Satukan Persaudaraan Komunitas Motor di Makassar
"Normal, karena kebutuhan meningkat, kita tambah 10-15 persen dari normal harian," katanya.
Pertamina pun memastikan terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM secara ketat guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan berarti.
Di tengah situasi ini, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Warga diminta membeli BBM sesuai dengan kebutuhan sehari-hari agar distribusi di seluruh SPBU tetap berjalan normal dan merata.
Baca Juga : Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI, Panakkukang Perkuat Gotong Royong dan Kerukunan
"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik dan beli BBM secukupnya," pungkas Lilik.
Pertamina juga memastikan terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM secara ketat guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan berarti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



