Jejakfakta.com, MAKASSAR – Kegiatan akbar Sulawesi Bike Week (SWBW) 2025 yang sedianya akan digelar pada 5-6 September 2025 di Anjungan Pantai Losari, Makassar, resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil oleh Panitia Pelaksana SWBW 2025 bersama Pengurus HDCI Makassar setelah mempertimbangkan kondisi dan dinamika sosial yang berkembang belakangan ini.
Ketua Panitia SWBW 2025, Amirul, mengatakan bahwa keputusan penundaan ini merupakan hasil diskusi panjang antara panitia, pengurus HDCI, serta pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Makassar, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, dan stakeholder lainnya.

"Keputusan yang telah kami ambil ini adalah keputusan yang berat, tapi ini demi menjaga kondusifitas Kota Makassar yang makin hari makin membaik," ujar Amirul dalam keterangan pers yang diterima Jejakfakta.com, Selasa (3/9/2025).
Baca Juga : Hadiri Pembukaan Muscab HDCI Makassar, Munafri Dorong Keputusan Strategis dan Berdampak bagi Masyarakat

Penundaan ini telah disampaikan secara resmi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan, seperti sponsor, pelaku UMKM, pengisi acara, serta HDCI cabang lainnya dari Kendari hingga Manado.
"Hari ini juga akan kita sampaikan ke pihak sponsor bahwa kegiatan dengan nama SWBW 2025 resmi kita tunda," tambah Amirul yang akrab disapa Iyul.
Ahmad Sahroni Tidak Hadir Sejak Awal
Menanggapi isu yang beredar di masyarakat, panitia juga menegaskan bahwa Ketua Umum HDCI Pusat, Ahmad Sahroni, memang tidak dijadwalkan hadir dalam acara tersebut sejak awal perencanaan.
"Jauh hari Ketum Sahroni sudah menyatakan ketidakhadiran beliau, jadi memang tidak ada agenda beliau akan hadir," ujar Amirul.
Atas penundaan ini, panitia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan SWBW 2025, serta berharap keputusan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Baca Juga : Husdi Karyono Tegaskan Pentingnya Soliditas Pengurus Daerah di Rakernas HDCI 2025 Makassar
"Keputusan ini sudah disepakati bersama dan dibuat demi kebaikan bersama. Kami ingin menjaga agar situasi di Kota Makassar tetap kondusif," tegas panitia dalam pernyataan tertulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




