Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar setiap bulan mulai tahun 2026 guna memperkuat sektor pariwisata dan menjadikan Makassar sebagai destinasi unggulan nasional maupun internasional.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) saat mendampingi Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dalam acara puncak Dies Natalis ke-34 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Sabtu (20/9/2025).

Wali Kota Munafri menyebut bahwa dana tersebut akan difokuskan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional di Makassar, sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal melalui pariwisata berkelanjutan.
Baca Juga : Munafri Genjot Urban Farming dari Lorong ke Kota, Targetkan Makassar Mandiri Pangan
"Kami menyiapkan anggaran Rp5 miliar setiap bulan untuk mendukung event-event besar yang digelar di Kota Makassar. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam mengembangkan sektor pariwisata," ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan sektor ini juga bertujuan untuk meningkatkan okupansi hotel, mendorong pertumbuhan UMKM, dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat Makassar.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyambut baik inisiatif Pemkot Makassar. Menurutnya, penguatan anggaran daerah akan menjadi katalis dalam pengembangan destinasi pariwisata unggulan yang berbasis pada keunikan lokal, alam, dan budaya.
Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau
Dalam sambutannya, Menteri Widiyanti juga menegaskan pentingnya pengembangan SDM pariwisata melalui pendidikan vokasi seperti politeknik.
"Kami tengah mengembangkan dua Politeknik Pariwisata baru di Indonesia untuk mendukung kebutuhan industri pariwisata yang semakin berkembang," katanya.
Selain mendukung event, Munafri juga menyebut Pemkot Makassar berencana mengeksplorasi lebih dalam potensi wisata alam dan maritim yang dimiliki kota ini.
Baca Juga : Makassar Siap Jadi Panggung Nasional, Pembukaan MTQ KORPRI 2026 Ditarget Spektakuler di Karebosi
"Kami ingin membuka akses ke destinasi wisata alam, terutama laut. Kami percaya Makassar punya potensi besar yang belum sepenuhnya tergali," ucapnya.
Langkah tersebut akan diikuti dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan aksesibilitas untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia (27 September), Kementerian Pariwisata juga telah meluncurkan Gerakan Wisata Bersih yang melibatkan mahasiswa Poltekpar di seluruh Indonesia. Gerakan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang ramah lingkungan.
Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan
Menteri Widiyanti juga memberikan apresiasi kepada Poltekpar Makassar yang dinilai berhasil mencetak SDM pariwisata berkualitas tinggi. Ia bahkan menyoroti kebijakan inklusif kampus yang memberi ruang bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.
"Saya sangat terharu melihat bagaimana Poltekpar Makassar memberikan ruang bagi semua kalangan. Ini adalah pendidikan yang sangat inklusif dan patut diapresiasi," katanya.
Munafri berharap komitmen daerah ini bisa diikuti dengan dukungan dari pemerintah pusat.
"Kami berharap Kementerian Pariwisata juga bisa mendukung Makassar dengan program-program promosi dan pengembangan infrastruktur yang lebih masif," tutupnya.
Dengan sinergi antara pemerintah kota, pusat, dan lembaga pendidikan, diharapkan Makassar bisa terus berkembang sebagai pusat pariwisata unggulan di Indonesia Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




