Sabtu, 02 Agustus 2025 19:34

Kolaborasi Pemprov Sulsel dan DPPKB Makassar, 75 Anak Berisiko Stunting Terima Bantuan

Editor : Redaksi
Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, saat menghadiri peluncuran Gerakan Orang Tua Cegah Stunting  di Puskesmas Pampang, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, dan akan diterapkan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Makassar, Sabtu (2/8/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, saat menghadiri peluncuran Gerakan Orang Tua Cegah Stunting di Puskesmas Pampang, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, dan akan diterapkan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Makassar, Sabtu (2/8/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Gerakan Orang Tua Cegah Stunting menjadi bukti sinergi antara pemerintah provinsi dan kota untuk memperkuat program pencegahan stunting.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan Gerakan Orang Tua Cegah Stunting sebagai langkah strategis dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan perdana digelar di Puskesmas Pampang, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, dan akan diterapkan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Makassar, Sabtu (2/8/2025).

Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi, Ketua Dharmawanita Sulsel, Melani Simon Jufri, Kepala Dinas DP3A Dalduk KB Sulsel, Andi Mirna, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ishaq Iskandar, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Andi Muhammad Arsjad.

Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi

Dari pihak Kota Makassar, turut hadir Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, bersama Asisten II Pemerintah Kota Makassar, Zainal Ibrahim, Ketua Dharmawanita Kota Makassar, Vivi Andriani Amri, Kepala DP3A, Ita Isdiana Anwar, Kepala Dinas Kesehatan, Nursaidah Sirajuddin, Camat Panakkukang, dan Lurah Pampang.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan kepada 75 anak berisiko stunting dan orang tua asuh.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan gizi serta kesehatan anak-anak sehingga mampu mengurangi risiko stunting.

Baca Juga : 112 Resmi Diluncurkan di Luwu Timur, Bantuan Darurat Kini Cukup Satu Nomor

Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam menekan stunting.

“DPPKB Makassar berkomitmen untuk terus mengawal dan memperluas gerakan ini agar setiap anak di Makassar tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Gerakan Orang Tua Cegah Stunting menjadi bukti sinergi antara pemerintah provinsi dan kota untuk memperkuat program pencegahan stunting.

Baca Juga : Luwu Timur Rayakan HUT ke-23, Bupati Irwan Ajak Semua Elemen Bersatu Bangun Daerah

DPPKB Makassar berharap inisiatif ini tidak hanya berdampak pada perbaikan kualitas hidup masyarakat di Kota Makassar, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalankan program serupa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#DPPKB Makassar #Pemprov Sulsel #Gerakan Cegah Stunting #Anak Berisiko Stunting #Bantuan Gizi Anak #kesehatan anak #Sulawesi Selatan #Kota Makassar #Fatmawati Rusdi
Youtube Jejakfakta.com