Kamis, 09 Oktober 2025 13:07

Debit Air Baku Bendungan Leko Paccing Menurun, PDAM Makassar Kerahkan Mobil Tangki

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Debit air baku dari Bendungan Leko Paccing yang menjadi salah satu sumber utama Instalasi Pengolahan Air (IPA) II milik Perumda Air Minum Kota Makassar, mengalami penurunan drastis. @Jejakfakta/Istimewa
Debit air baku dari Bendungan Leko Paccing yang menjadi salah satu sumber utama Instalasi Pengolahan Air (IPA) II milik Perumda Air Minum Kota Makassar, mengalami penurunan drastis. @Jejakfakta/Istimewa

Proses distribusi bantuan air, permintaan dapat diajukan dengan surat pengantar RT setempat atau melalui nomor pengaduan resmi 0811 464 1123.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Debit air baku dari Bendungan Leko Paccing yang menjadi salah satu sumber utama Instalasi Pengolahan Air (IPA) II milik Perumda Air Minum Kota Makassar, mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini mengakibatkan penurunan kapasitas produksi air bersih hingga 50 persen.

Plt Kepala Seksi IPA I dan II, Nanna, mengungkapkan bahwa aliran dari Leko Paccing ke IPA II nyaris mencapai titik nol. Saat ini, PDAM hanya mengandalkan pasokan dari Intake Moncongloe sebesar 600–700 liter per detik dan Intake Mallengkeri sekitar 250 liter per detik. Padahal kebutuhan operasional normal IPA II mencapai 1.000 liter per detik.

“Air dari Leko Paccing sudah tidak sampai lagi ke IPA II. Yang kita andalkan sekarang hanya dari Intake Moncongloe dan Mallengkeri,” ujar Nanna, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada

Penurunan suplai ini berdampak pada wilayah pelayanan I, II, III, dan sebagian wilayah V, yang mengalami penurunan tekanan hingga gangguan distribusi. Meskipun begitu, PDAM masih melakukan manuver jaringan dan distribusi bergilir untuk meminimalisir dampak langsung ke pelanggan.

Fenomena ini dipicu oleh kemarau panjang dan cuaca ekstrem yang melanda Sulawesi Selatan, menyebabkan penyusutan volume air di Bendungan Leko Paccing ke level kritis. Meskipun hujan mulai turun di wilayah hulu, tambahan debit air belum mampu mengembalikan kondisi ke level normal.

“Hari ini debit air sudah mulai meningkat, meskipun belum sepenuhnya normal. Kami terus memantau secara intensif,” tambah Nanna.

Baca Juga : Perbaikan Pipa Bocor, 18 Wilayah di Makassar Alami Gangguan Air Hari Ini

Sementara itu, IPA lainnya (1, 3, 4, dan 5) masih beroperasi normal dengan suplai dari Bendungan Bili-Bili. Namun, keterbatasan jaringan distribusi membuat suplai dari IPA 5 belum bisa dialirkan ke wilayah IPA II.

Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Makassar, Hasan, menyatakan bahwa PDAM telah menyiagakan 15 unit mobil tangki untuk melayani wilayah terdampak. Distribusi dilakukan setiap hari ke titik-titik kritis.

Warga juga bisa mengajukan permintaan air tangki melalui kantor pelayanan wilayah masing-masing atau nomor pengaduan resmi 0811 464 1123, dengan melampirkan surat pengantar dari RT setempat.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Warning Perumda, Ramadan Bukan Alasan Turunkan Layanan

“Ini langkah cepat kami untuk memastikan warga tetap mendapatkan layanan air bersih,” ujar Hasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PDAM Makassar #Bendungan Leko Paccing #krisis air bersih #mobil tangki PDAM #IPA II Makassar #kemarau panjang #distribusi air bersih
Youtube Jejakfakta.com