Rabu, 03 Juni 2026 15:01

Pemkab Gowa Percepat Penanganan Stunting, Wakil Bupati Turun Langsung Salurkan Bantuan Gizi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), saat menyalurkan bantuan  di Kecamatan Pallangga, Rabu (3/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), saat menyalurkan bantuan di Kecamatan Pallangga, Rabu (3/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mempercepat penanganan stunting dengan turun langsung menyalurkan bantuan gizi ke desa/kelurahan. Pemkab Gowa targetkan penurunan stunting dari 17% menjadi 10%.

Jejakfakta.com, GOWA — Capaian Kabupaten Gowa yang meraih penghargaan nasional atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan dan stunting tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Justru, penghargaan tersebut menjadi pemicu percepatan program di lapangan, dengan fokus pada intervensi langsung ke keluarga berisiko stunting.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), menegaskan bahwa penanganan stunting harus bergerak lebih cepat, tepat sasaran, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang kini dimasifkan adalah penyaluran paket makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Wabup Gowa Sisihkan Gaji Pribadi untuk Lawan Stunting, 200 Keluarga di Bajeng Terima Paket Gizi

Selama dua hari berturut-turut, Wakil Bupati turun langsung ke lapangan. Setelah menyalurkan bantuan di Kecamatan Bajeng, ia melanjutkan kegiatan serupa di Kecamatan Pallangga, Rabu (3/6/2026), dengan titik penyaluran di Kantor Desa Bontoala yang juga melibatkan Desa Jenetallasa dan Desa Taeng. Total 200 paket makanan bergizi disalurkan kepada keluarga sasaran.

Kehadiran Wakil Bupati bersama Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, disambut antusias warga yang sudah memadati lokasi sejak pagi. Tingginya partisipasi masyarakat ini disebut menjadi indikator kuat meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya pencegahan stunting.

Dalam dialog bersama warga, Wakil Bupati mengungkapkan perkembangan positif penanganan stunting di wilayah tersebut. Dari sebelumnya tercatat tujuh kasus di lokasi intervensi, kini tersisa dua kasus.

Baca Juga : Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Gowa Ajak ASN Perkuat Persatuan demi Percepatan Pembangunan Daerah

“Ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, hasilnya bisa terlihat dengan cepat. Kolaborasi ini harus terus dijaga agar kasus yang tersisa juga bisa segera ditangani,” ujarnya.

Menurutnya, penentuan lokasi bantuan berbasis pada pemetaan risiko stunting yang dilakukan pemerintah daerah. Hal ini dilakukan agar intervensi gizi benar-benar tepat sasaran dan menjangkau keluarga yang paling membutuhkan.

Selain bantuan pangan bergizi, Pemkab Gowa juga memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait penyebab, dampak jangka panjang, serta pencegahan stunting. Edukasi ini dinilai penting untuk membangun perubahan perilaku secara berkelanjutan.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf, Pemulihan Pascakebakaran Dipercepat

Wakil Bupati juga menyampaikan rencana penguatan program lanjutan berupa distribusi nutrisi berkala seperti telur, susu, dan vitamin untuk kelompok rentan. Target besar yang dicanangkan adalah menurunkan angka stunting Kabupaten Gowa dari sekitar 17 persen menjadi 10 persen.

“Kalau semua elemen bergerak bersama, saya optimistis target ini bisa dicapai. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam penyaluran bantuan agar tidak salah sasaran, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan.

Baca Juga : Pasca Kebakaran, Bupati Gowa Pastikan Pelayanan RSUD Syekh Yusuf Tetap Normal

Sementara itu, Camat Pallangga, Muhammad Basir, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan daerah memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program penanganan stunting.

Melalui pendekatan terpadu antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, Pemkab Gowa berharap percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi capaian angka, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata pada kualitas hidup generasi masa depan. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#stunting Gowa #Penurunan Stunting #pemkab gowa #bantuan gizi #TPPS Gowa #program stunting Sulawesi Selatan #darmawangsyah muin #PKK Gowa #kesehatan ibu dan anak
Youtube Jejakfakta.com