Ahad, 12 Oktober 2025 08:57

Munafri Resmi Tutup Retret Lurah di Malino, Tegaskan Isu Kebersihan dan Inovasi Kelurahan

Editor : Redaksi
Penulis : Sherine Grace
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, resmi menutup kegiatan Retret Lurah se-Kota Makassar di Malino, Kabupaten Gowa,  Sabtu malam (11/10/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, resmi menutup kegiatan Retret Lurah se-Kota Makassar di Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu malam (11/10/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Lurah diingatkan agar menjadi penggerak utama dalam menjaga lingkungan, terutama menjelang musim penghujan yang rawan genangan akibat saluran tersumbat.

Jejakfakta.com, GOWA – Setelah tiga hari mengikuti pembinaan intensif, kegiatan Retret Lurah se-Kota Makassar resmi ditutup oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Malino, Kabupaten Gowa, pada Sabtu malam (11/10/2025).

Acara penutupan yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Andi Zulkifli Nanda, para staf ahli, asisten, kepala SKPD, camat, serta 153 lurah dari seluruh wilayah Kota Makassar.

Retret yang berlangsung sejak 10 hingga 12 Oktober 2025 tersebut berisi rangkaian kegiatan, seperti pendalaman materi kepemimpinan, penguatan kerja sama tim, pelatihan teknis, dan studi lapangan sebagai bagian dari program transformasi kapasitas aparatur kelurahan.

Baca Juga : Munafri Genjot Urban Farming dari Lorong ke Kota, Targetkan Makassar Mandiri Pangan

Dalam arahannya, Munafri Arifuddin menekankan peran strategis lurah sebagai ujung tombak dalam implementasi visi dan misi Pemerintah Kota Makassar.

“Lurah adalah garda terdepan. Mereka yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan menjadi wajah pemerintah di lapangan,” tegas Munafri.

Ia meminta seluruh lurah memahami tujuh program unggulan Pemkot Makassar, serta fokus pada pelayanan dasar masyarakat seperti pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan pertanian lahan sempit.

Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau

Isu kebersihan menjadi perhatian utama Wali Kota. Munafri mengingatkan para lurah agar menjadi penggerak utama dalam menjaga lingkungan, terutama menjelang musim penghujan yang rawan genangan akibat saluran tersumbat.

“Jangan ada lagi sebutan Makassar kota jorok,” ucapnya tegas.

Ia juga mendorong pemisahan sampah organik dan non-organik di tingkat rumah tangga serta penerapan ekonomi sirkular, dengan sistem pengelolaan seperti teba, biopori, maggot, dan eco-enzyme di tingkat RT dan RW.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Panggung Nasional, Pembukaan MTQ KORPRI 2026 Ditarget Spektakuler di Karebosi

Selain kebersihan, Munafri menyoroti kondisi UMKM kuliner yang masih beroperasi di atas saluran air. Ia memerintahkan para lurah untuk membina dan menertibkan pelaku usaha tersebut agar memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS).

“Bagaimana dagangannya mau laku kalau tempatnya saja tidak layak,” ujar mantan Bos PSM itu.

Wali Kota juga mendorong lurah agar lebih inovatif dalam mencari solusi dan menghadirkan ide-ide yang berdampak langsung pada masyarakat.

Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan

“Bangun komunikasi yang solutif dengan warga. Pastikan kamtibmas di wilayah masing-masing tetap terkendali,” pesannya.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut, Munafri hadir langsung ke Malino dengan kendaraan roda dua, menembus jalan berkelok di antara pepohonan pinus dan udara sejuk khas kawasan pegunungan. Aksinya tersebut menciptakan kesan santai sekaligus kedekatan dengan peserta retret.

Kegiatan retret ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian peningkatan kapasitas birokrasi Kota Makassar yang sebelumnya telah diawali dengan pelatihan bersama LAN RI dan studi layanan publik.

Baca Juga : Makassar Siaga Bencana: Munafri–Aliyah Dorong Kolaborasi Total, Dari Anak-anak hingga Komunitas Jadi Garda Terdepan

“Jabatan ini bukan sekadar posisi, tapi amanah. Mari bekerja dengan hati, karena hasilnya akan kembali kepada masyarakat yang kita layani,” tutup Munafri yang disambut tepuk tangan para lurah peserta retret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Retret Lurah #Kota Makassar #kebersihan lingkungan #pengelolaan sampah #UMKM #inovasi kelurahan #SLHS #ekonomi sirkular #maggot #biopori
Youtube Jejakfakta.com