Kamis, 23 Oktober 2025 06:12

Munafri–Aliyah Hadiri Dzikir Nusantara, Ajak Jaga Persatuan Makassar

Editor : Redaksi
Penulis : Sherine Grace
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menghadiri Dzikir dan Doa Bersama untuk Nusantara yang digelar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar, Rabu (22/10/2025) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menghadiri Dzikir dan Doa Bersama untuk Nusantara yang digelar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar, Rabu (22/10/2025) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Aliyah: Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan di tengah tantangan global.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Suasana khidmat menyelimuti pelataran Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung Makassar) saat gema shalawat dan dzikir menggema pada Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Rabu (22/10/2025) malam.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menghadiri Dzikir dan Doa Bersama untuk Nusantara yang digelar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar. Turut hadir Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, Kepala Kesbangpol Makassar Fatur Rahim, para ulama, tokoh agama, ormas Islam, dan ratusan jamaah Nahdliyin.

Dalam sambutannya, Munafri—yang akrab disapa Appi—menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang penuh keberkahan tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi perjuangan santri, ulama, dan kiai dalam menjaga keutuhan bangsa.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Paparkan Transformasi Smart City di ASCN Annual Meeting 2026 Banyuwangi

“Hari ini adalah momentum untuk merenungkan kembali jejak perjuangan para santri, ulama, dan kiai dalam menjaga keutuhan bangsa dan keislaman yang rahmatan lil alamin,” ujar Appi.

Ia juga menyinggung penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap Resolusi Jihad 1945 oleh KH Hasyim Asy’ari, yang membangkitkan semangat rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Santri adalah simbol keteguhan hati, kecintaan pada tanah air, serta keberanian membela kebenaran dan keadilan,” tegasnya.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Hadiri ASCN 2026, Dorong Kolaborasi Smart City dan Ekonomi Kreatif

Munafri menilai tantangan bangsa semakin besar di era globalisasi, seperti disinformasi dan degradasi moral. Karena itu, ia menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai pesantren seperti tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), dan i’tidal (adil) dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada NU Makassar sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga Islam rahmatan lil alamin dan memperkuat persatuan umat.

“Melalui dzikir dan doa ini, mari kita memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijaga dari perpecahan, diberikan pemimpin yang amanah, serta dijauhkan dari bencana dan marabahaya,” ucapnya.

Baca Juga : Wawali Makassar Sebut Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi, Sao Raja Tana Daeng Festival 2026 Resmi Dibuka

Di akhir sambutannya, Appi mengajak seluruh jamaah dan santri menjaga semangat kebersamaan membangun Kota Makassar.

“Kita tidak perlu menjadi seragam untuk menjadi satu. Dalam keberagaman itulah kita menemukan kekuatan sebagai bangsa,” tuturnya mengutip pesan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga : Auditor KONI Makassar Siap Tempuh Jalur Hukum, Minta APAK dan GRH Tak Seret Nama Wali Kota Soal Dana Hibah

“Santri adalah penjaga moral bangsa dan penggerak nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan di tengah tantangan global.

“Semangat keikhlasan, cinta tanah air, dan keteguhan iman para santri menjadi teladan bagi kita semua dalam membangun Indonesia yang damai dan bermartabat,” tambahnya.

Baca Juga : Ketua KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sah, Disahkan DPRD dan Siap Diaudit

Acara dzikir dan doa bersama tersebut berlangsung khusyuk, diisi dengan lantunan shalawat, tausiah kebangsaan, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, khususnya Kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #Hari Santri Nasional 2025 #Dzikir Nusantara #NU Makassar #Masjid Amirul Mukminin #Islam Rahmatan Lil Alamin #Persatuan Bangsa
Youtube Jejakfakta.com