Senin, 07 November 2022 17:34

Dear Cowok, Hobi Pegang Selangkangan di Tempat Umum, Kenapa Sih?

Editor : Agass
ilustrasi parafimosis (pixabay.com/derneuemann)
ilustrasi parafimosis (pixabay.com/derneuemann)

Dari bukti ilmiah menunjukkan, seseorang akan merasakan suatu kenikmatan tersendiri ketika menyentuh bagian tubuh tertentu, namun kebiasaan memegang selangkangan tak melulu bersifat seksual.

Memegang selangkangan seperti sudah menjadi suatu kebiasaan bagi sejumlah laki-laki. Terkadang sulit bagi mereka untuk berhenti melakukannya. “Saat saya memegang selangkangan di tempat umum, saya sebenarnya tidak sedang bermasturbasi,” ujar Ron, 29 tahun, yang bekerja di industri penyaringan. “Kebiasaan itu sulit dihentikan.”

Apabila ada di antara pembaca sekalian yang memiliki kebiasaan ini, dan berusaha menghentikannya, Kolto punya saran bagus untuk kalian. “Dalam psikoterapi, kami sering mengajari klien untuk mengenali kapan biasanya mereka mulai melakukan tindakan tertentu. Itu langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghentikan kebiasaan tersebut.”

Dia mengatakan, fenomena ini mungkin berkaitan dengan maskulinitas beracun. “Lagi pula, ini menyangkut alat kelamin laki-laki. Ada cowok yang mengalami kegelisahan berlebihan, terutama ketika mereka yang minder dengan kejantanannya atau merasa tertekan dengan ekspektasi tidak realistis untuk terlihat jantan,” jelas Kolto.

Baca Juga : 2.181 Usulan Masuk Musrenbang 2026, Munafri Bongkar “Deep State” di Birokrasi Makassar

Sementara itu, seorang PNS bernama Martin punya alasan tersendiri kenapa ia suka memegang selangkangannya. “Kamu bisa menggunakan tali celana untuk mengikat paket narkoba di sekitar buah zakar. Petugas tidak akan memeriksa bagian itu,” tukasnya. Biarpun begitu, ia membenarkan bahwa sejumlah orang melakukannya untuk memamerkan kejantanan.

Bagaimana caranya kita tahu kebiasaan menggaruk atau memainkan selangkangan di tempat umum sudah kelewatan? “Jika kamu menyadari tanganmu masuk ke dalam celana, atau orang menegurmu karena tidak sopan. Dorongan ini memang normal, tapi bisa berubah menjadi kompulsif,” kata Kolto. “Tapi meskipun normal, tak sepantasnya kamu memainkan organ intim di tempat umum.”

Nah klo kalian sendiri Sahabat Jefak, alasan kenapa?

Baca Juga : Capaian CKG 85 Persen, Wamenkes Beri Bantuan Senilai Rp44,9 Miliar ke Pangkep


Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Baca Juga : Sahkan APBD 2026, Munafri–Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Kepulauan

Baca Juga : HKN 2025, 27 Tenaga Kesehatan Teladan di Pangkep Terima Penghargaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kejantanan #Kesehatan #Penis #Maskulinitas #Pria
Youtube Jejakfakta.com