Selasa, 02 Desember 2025 06:50

Pastikan Kondusivitas Aman Jelang Pemilihan RT/RW, Munafri-Aliyah Pantau Kondisi di Kecamatan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat pemantauan malam kedua pimpinan kota itu, Senin (1/12/2025) sekitar pukul 21.40 WITA, Appi–Aliyah menyambangi Kantor Kecamatan Ujung Pandang.  @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat pemantauan malam kedua pimpinan kota itu, Senin (1/12/2025) sekitar pukul 21.40 WITA, Appi–Aliyah menyambangi Kantor Kecamatan Ujung Pandang. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri tekankan transparansi & jurdil Pemilihan RT/RW.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar bersama Wakil Wali Kota, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh wilayah kota berada dalam kondisi aman, tertib, dan siap menyambut pesta demokrasi Pemilihan RT/RW.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga kondusivitas hingga ke tingkat akar rumput.

Pada pemantauan malam kedua pimpinan kota itu, Senin (1/12/2025) sekitar pukul 21.40 WITA, Appi–Aliyah menyambangi Kantor Kecamatan Ujung Pandang. Keduanya disambut Camat Husni bersama jajaran lurah.

Baca Juga : Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan

Turut mendampingi dalam rangkaian pemantauan tersebut adalah Sekda Kota Makassar, Kepala Kesbangpol, Kepala BKPSDMD, para asisten dan staf ahli Pemkot, serta Kabag Protokol Pemkot.

Dalam arahannya, Munafri kembali menekankan pentingnya menjaga suasana adem, harmonis, dan saling menghormati menjelang pemilihan RT/RW pada 3 Desember mendatang.

Menurutnya, ketegangan sekecil apa pun dapat berdampak luas apabila tidak dikelola sejak dini.

Baca Juga : Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Rp192,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

"Pelibatan tokoh-tokoh masyarakat adalah yang paling penting untuk menjaga stabilitas," imbuh Munafri.

"Kalau ada yang merasa tidak terakomodir di DPT, harus segera dikoordinasikan," sambung Appi.

Lanjut dia, karena semua proses sudah berjalan sesuai juknis, jangan sampai ada yang dikecualikan. Jika satu saja diberi perlakuan khusus, dampaknya bisa ke 153 kelurahan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Bangun Pedestrian Terintegrasi, Jalan Balaikota-Thamrin Jadi Pilot Project

Wali Kota juga menjelaskan alasan meninjau Kecamatan Ujung Pandang, karena wilayah tersebut tercatat sebagai salah satu kecamatan dengan jumlah lokasi tanpa pemilihan terbanyak. Bahkan di wilayah domisilinya sendiri, Kelurahan Sawerigading, tidak ada pemilihan karena calon tunggal.

Appi menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan teknis pemilihan, termasuk jumlah lokasi yang menggelar pemilihan hingga lokasi yang tidak memiliki calon.

"Harus jelas berapa lokasinya, berapa yang dipakai, dan berapa yang tersisi supaya transparansinya jelas," ujarnya.

Baca Juga : Sayembara Logo HUT ke-419 Kota Makassar Dibuka, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio

Ia juga mengingatkan agar koordinasi lintas sektor tetap diperkuat, terutama terkait penggunaan fasilitas publik seperti sekolah yang dijadikan lokasi pemungutan suara.

"Jangan sampai mengganggu anak-anak sekolah," tambahnya.

Di sisi lain, Appi meminta agar proses komunikasi dengan warga tetap dilakukan secara terbuka, terutama ketika ada pihak yang meminta bantuan untuk kelancaran pemilihan.

Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa

Melalui pemantauan langsung ini, Pemkot Makassar ingin memastikan seluruh kecamatan benar-benar siap, baik dari sisi teknis maupun keamanan, sehingga pemilihan RT/RW dapat berlangsung damai dan legitimate di seluruh wilayah.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham turut menyampaikan komitmennya untuk memastikan penyelenggaraan pemilihan RT/RW berlangsung tertib, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemimpin lingkungan memiliki peran strategis dalam memperkuat pelayanan publik dan membangun kedekatan pemerintah dengan warga.

"Pemilihan RT/RW adalah momentum penting untuk melahirkan pemimpin lingkungan yang mampu bekerja dekat dengan masyarakat," jelasnya.

Ia ingin memastikan proses ini berjalan jujur, tertib, dan memberi ruang partisipasi seluas-luasnya bagi warga. Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah.

"Dalam memperkuat pelayanan dan menghadirkan solusi cepat bagi kebutuhan masyarakat," tutup Aliyah Mustika Ilham.

Data Kecamatan Ujung Pandang:

  • 10 Kelurahan
  • Calon RT: 190 orang
  • Calon RW: 69 orang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemilihan RT RW Makassar #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #Pemkot Makassar #Transparansi Pemilihan #Kondusivitas Pemilu Lokal #Kecamatan Ujung Pandang
Youtube Jejakfakta.com