Selasa, 02 Desember 2025 17:45

Kota Makassar Resmi Naik Kelas, Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Makassar resmi menyandang predikat Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI melalui penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Makassar resmi menyandang predikat Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI melalui penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Tahun 2025, Kota Makassar berhasil meraih Swasti Saba Wiwerda — prestasi yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam penyelenggaraan KKS di seluruh wilayah kota.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2025 ini, Makassar resmi menyandang predikat Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI melalui penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Penghargaan tersebut semakin spesial karena Makassar berhasil meraih Swasti Saba Wiwerda, salah satu kategori bergengsi dalam penilaian KKS nasional.

Capaian ini menandai lompatan besar bagi Kota Makassar yang sebelumnya hanya memperoleh predikat Kota Sehat pada kategori dasar.

Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Kini, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Makassar “naik kelas” dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembangunan lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, serta tata kelola kawasan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Predikat “Swasti Saba Wiwerda” bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan mencerminkan terwujudnya berbagai indikator kota sehat, mulai dari penataan kawasan, peningkatan akses layanan kesehatan, penguatan kolaborasi lintas sektor, hingga keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan ruang hidup yang aman, bersih, dan nyaman.

Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota yang sehat secara fisik, sosial, maupun lingkungan.

Baca Juga : Policy Brief Disabilitas Jadi Rujukan, Wali Kota Munafri Siapkan Regulasi Inklusif

Dijelaskan bahwa prestasi tingkat nasional tersebut menjadi dorongan bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan program Kota Sehat serta menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga Makassar.

Penghargaan ini diterima secara daring oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, bersama perwakilan kota lainnya pada acara yang digelar pemerintah pusat.

“Makassar resmi naik kelas setelah sebelumnya, pada tahun 2023, hanya berada pada tingkat Swasti Saba Padapa, yang merupakan level dasar dalam penilaian kota sehat,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga : Munafri-Aliyah Hadiri Pelantikan IAS sebagai Ketua PORDI Sulsel

Penghargaan bergengsi ini diserahkan oleh Kementerian Kesehatan dan diperlihatkan kepada Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Makassar dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan layak huni.

Kategori penghargaan Swasti Saba sendiri dimulai dari Padapa, Wiwerda, Wistara, hingga predikat tertinggi, yaitu Paripurna. Pada tahun 2025, Kota Makassar berhasil menapaki satu tahap lebih tinggi dengan meraih Swasti Saba Wiwerda — prestasi yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam penyelenggaraan KKS di seluruh wilayah kota.

Penghargaan Swasti Saba Wiwerda merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan kota dalam memenuhi sembilan tatanan dan 136 indikator Kota Sehat.

Baca Juga : Rayakan Natal Bersama ASN, Pemkot Makassar Teguhkan Inklusivitas dan Toleransi

“Makassar menjadi salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia yang layak menerima predikat ini, menandai pengakuan nasional terhadap kemajuan pembangunan kesehatan dan lingkungan di Kota Anging Mammiri,” jelasnya.

dr. Ida menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen yang terlibat, mulai dari Tim Pembina Kota Sehat, Forum Kota Sehat, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab tatanan, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat, Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Sehat, hingga masyarakat yang berkontribusi langsung dalam penyiapan lokus penilaian.

Dengan pencapaian ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kota Sehat.

Baca Juga : Dukung Film Lokal, Melinda Aksa Nobar Film Uang Passolo

“Target selanjutnya adalah meraih predikat Swasti Saba Wistara, bahkan menuju tingkatan tertinggi, yakni Wistara Paripurna pada penilaian KKS tahun 2027 mendatang,” jelasnya.

dr. Ida juga menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Makassar untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Upaya menjaga keberlanjutan tatanan Kota Sehat di tingkat kelurahan maupun kecamatan harus terus dipertahankan sebagai bukti komitmen bersama dalam membangun kota yang sehat, aman, nyaman, dan inklusif.

Saat ini, Kota Makassar berada pada posisi kedua, yakni Swasti Saba Wiwerda. Namun dengan kerja berkelanjutan sesuai visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, optimisme menuju Wistara pada 2027 semakin kuat.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata keseriusan Kota Makassar dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga,” tutup dr. Ida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar 2025 #Swasti Saba Wiwerda #Kota Sehat Makassar #KKS 2025 #Penghargaan Kesehatan #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #Kota Sehat Nasional #TP PKK Makassar
Youtube Jejakfakta.com