Senin, 03 Agustus 2026 13:02

Optimalisasi PAD dan Perkuat Fondasi Fiskal Daerah, Pemkab Gowa-BRI Jalin Kerja Sama

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pemkab Gowa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Jasa Layanan Perbankan Berupa API (BRIAPI) di Ruang Rapat Kantor Bapenda Kabupaten Gowa, Senin (3/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Pemkab Gowa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Jasa Layanan Perbankan Berupa API (BRIAPI) di Ruang Rapat Kantor Bapenda Kabupaten Gowa, Senin (3/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa dan BRI menandatangani kerja sama layanan BRIAPI untuk memperkuat sistem pembayaran daerah, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat fondasi fiskal melalui digitalisasi layanan.

Jejakfakta.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Jasa Layanan Perbankan Berupa API (BRIAPI) di Ruang Rapat Kantor Bapenda Kabupaten Gowa, Senin (3/8).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengatakan penandatanganan PKS yang dirangkaikan dengan High Level Meeting Pendapatan Daerah merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan BRI dalam memperkuat tata kelola pelayanan serta pengelolaan pendapatan daerah.

"Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga membangun kepercayaan, sistem, dan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi layanan daerah," ujarnya.

Baca Juga : Gowata Road Race Championship Bangkitkan Otomotif Gowa, Pemkab Targetkan Bangun Sirkuit Permanen

Andy Azis menjelaskan, PKS yang ditandatangani hari ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemkab Gowa dan BRI. Melalui layanan BRIAPI, pemerintah memiliki peluang memperkuat integrasi sistem pembayaran, mempercepat proses transaksi, mempermudah rekonsiliasi, serta meningkatkan akurasi pengelolaan penerimaan daerah.

"Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah yang semakin dituntut untuk bekerja cepat, tepat, aman, dan akuntabel," jelasnya.

Menurutnya, forum High Level Meeting Pendapatan Daerah juga menjadi ruang penting untuk menyamakan langkah, memperkuat koordinasi, serta memastikan komitmen bersama benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Baca Juga : DPPKB Gowa Borong 15 Penghargaan pada Harganas ke-33 Sulsel, Bukti Keberhasilan Program Bangga Kencana

Ia meyakini, dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme yang dimiliki BRI serta komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Gowa, kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat melalui kemudahan transaksi, peningkatan kualitas layanan, penguatan sistem penerimaan, serta dukungan terhadap kemandirian fiskal daerah.

Karena itu, Andy Azis mengajak seluruh pihak menjaga dan mengawal sinergi tersebut dengan sungguh-sungguh. Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan semata, tetapi terus diwujudkan melalui implementasi, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Gowa.

"Kita juga ingin menegaskan bahwa penguatan pendapatan daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, BRI, dan seluruh perangkat terkait agar setiap potensi pendapatan dapat dikelola secara optimal," harapnya.

Baca Juga : Wabup Luwu Timur Ikuti Raker dan RDPU Komisi II DPR RI, Bahas Reformulasi Fiskal Daerah

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Gowa, Indra Wahyudi Yusuf, dalam laporannya mengatakan perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya pajak daerah, dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif. Pada 2023, realisasi pajak daerah mencapai 100,41 persen dari target. Tahun 2024 kembali melampaui target dengan capaian 100,26 persen, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 104,69 persen.

Untuk tahun 2026, target PAD Kabupaten Gowa dari sektor pajak daerah ditetapkan sekitar Rp307 miliar. Karena itu, seluruh perangkat, mekanisme layanan, dan kemitraan strategis harus dipastikan berjalan optimal agar target tersebut tidak hanya realistis, tetapi juga dapat dicapai bahkan dilampaui.

"Dalam upaya pencapaian target tersebut, penandatanganan PKS ini juga dirangkaikan dengan momentum High Level Meeting Pendapatan Daerah. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pendapatan daerah," ungkapnya.

Baca Juga : Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD, Wabup Gowa: Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Daerah

Ia menjelaskan, optimalisasi pendapatan daerah diwujudkan melalui kerja sama penyediaan layanan API BRIAPI yang memungkinkan integrasi sistem pembayaran daerah secara lebih modern dan terhubung. Melalui PKS ini, proses pembayaran akan semakin kuat, transaksi masyarakat menjadi lebih mudah, kecepatan settlement meningkat, mekanisme rekonsiliasi lebih jelas, serta aspek keamanan data dan penanganan pengaduan semakin baik.

Indra Wahyudi Yusuf menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan BRI merupakan langkah konkret dalam mendukung optimalisasi PAD sekaligus memperkuat fondasi fiskal daerah ke depan.

Karena itu, ia berharap komitmen tersebut terus dijaga, dijalankan, dan dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca Juga : Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

"Dengan kata lain, kerja sama ini bukan hanya mempermudah layanan, tetapi juga membangun fondasi tata kelola penerimaan daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Regional Wholesale Banking Head RO Makassar, Putri Anggi Aditya Pratiwi, berharap kerja sama tersebut menjadikan BRI sebagai support system bagi Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan pendapatan daerah.

"Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran yang sebelumnya mungkin masih mengalami kendala. Semoga kerja sama ini menjadikan BRI sebagai bagian penting dalam memudahkan masyarakat melakukan pembayaran, yang pada akhirnya dapat meningkatkan PAD Kabupaten Gowa," pungkasnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemkab gowa #BRI #BRIAPI #PAD Gowa #Pendapatan Asli Daerah #Bapenda Gowa #BRI Gowa #digitalisasi pembayaran daerah #Fiskal Daerah #pajak daerah #Andy Azis #Indra Wahyudi Yusuf
Youtube Jejakfakta.com