Sabtu, 19 September 2026 11:37

Pesan Appi ke Wisudawan STIM-LPI: Jangan Berhenti di Gelar, Buktikan dengan Kontribusi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Wisuda Sarjana dan Magister STIM-LPI Makassar di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (19/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Wisuda Sarjana dan Magister STIM-LPI Makassar di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (19/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi berpesan kepada wisudawan STIM-LPI agar menjaga integritas, nama baik almamater, dan menjadikan ilmu sebagai kontribusi bagi masyarakat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengingatkan para wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM-LPI) Makassar bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan.

Menurut Appi, wisuda justru menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, menjaga integritas, serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Appi saat menghadiri Wisuda Sarjana dan Magister STIM-LPI Makassar di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga : Munafri Bawa Makassar Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Rp1,5 Miliar dan Bedah 300 Rumah

“Saya menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan,” kata Appi.

Ia mengatakan, keberhasilan meraih gelar akademik tidak terlepas dari proses panjang yang diwarnai kerja keras, pengorbanan, doa orang tua, dukungan keluarga, serta bimbingan para dosen.

Karena itu, Appi turut menyampaikan penghargaan kepada orang tua dan keluarga yang telah mendampingi para lulusan selama menjalani pendidikan.

Baca Juga : Dua Penghargaan Kemendagri untuk Makassar, Appi Janji Perkuat Layanan Dasar hingga Kepulauan

“Wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Wisuda adalah awal dari perjalanan baru,” ujarnya.

Ilmu Harus Berbuah Manfaat

Mantan CEO PSM Makassar itu berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di STIM-LPI tidak berhenti sebagai gelar yang tercantum di belakang nama.

Baca Juga : TPA Tamangapa Mulai Berbenah, Sampah Organik Disiapkan Jadi Pakan Sapi

Menurutnya, ilmu tersebut harus diwujudkan dalam kemampuan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kota Makassar membutuhkan generasi muda yang mampu melihat perubahan bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai peluang,” tutur Appi.

Ia mengatakan Makassar terus berkembang sebagai pusat ekonomi, perdagangan, pendidikan, jasa, dan berbagai aktivitas masyarakat di kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga : Kuliah Umum UCM, Appi Ungkap Rahasia Bangun Karier: Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

Perkembangan tersebut, kata Appi, membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, adaptif, sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Karena itu, ia berharap alumni STIM-LPI dapat mengambil bagian dalam pembangunan dan kemajuan Kota Makassar sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing.

Integritas dan Kontribusi Jadi Bekal Lulusan

Baca Juga : Dari Pemulung hingga Warga Tamalanrea, Wali Kota Makassar Didesak Dengarkan Dampak Tata Kelola Sampah

Dalam sambutannya, Appi juga menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya berkaitan dengan posisi atau jabatan yang berhasil dicapai.

Ia mendorong para lulusan untuk menjadikan kontribusi kepada masyarakat sebagai bagian penting dari perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Jangan ukur keberhasilan hanya dari seberapa tinggi posisi yang dapat saudara capai, tetapi ukur juga dari seberapa besar manfaat yang dapat saudara berikan,” pesannya.

Appi menegaskan, gelar akademik merupakan identitas pendidikan. Namun, karakter, integritas, dan kontribusi menjadi hal penting yang akan membentuk reputasi seseorang di tengah masyarakat.

“Karakter, integritas, dan kontribusi adalah identitas yang akan dikenang oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melanjutkan perjalanan.

Para alumni diminta tetap menjunjung etika dan kejujuran, menghormati orang tua, menghargai guru dan dosen, serta terus meningkatkan kemampuan diri.

Tak Perlu Bandingkan Perjalanan

Appi mengatakan setiap orang memiliki jalan dan kesempatan masing-masing. Karena itu, para wisudawan tidak perlu menjadikan perjalanan orang lain sebagai ukuran keberhasilan dirinya.

“Yang terpenting adalah terus bergerak, terus belajar, dan terus memberikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Appi kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STIM-LPI Makassar Tahun 2026.

Ia juga mengapresiasi para orang tua, keluarga, dosen, dan seluruh civitas akademika STIM-LPI yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para lulusan.

Appi berharap ilmu yang diperoleh para wisudawan menjadi ilmu yang bermanfaat dan dapat diamalkan untuk kemajuan diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Mari kita terus membangun Kota Makassar melalui pendidikan, inovasi, kolaborasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #STIM LPI #STIM-LPI Makassar #Wisuda STIM LPI 2026 #pendidikan Makassar #Wisudawan Makassar #kampus makassar
Youtube Jejakfakta.com