Jejakfakta.com - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan dalam satu tahun masa pemerintahannya, berbagai langkah percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat telah diupayakan. Pernyataan itu disampaikan Kepala Negara saat menghadiri acara 'Doa Untuk Bangsa' dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golongan Karya (Golkar) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (05/12/2025).
"Saya sudah satu tahun memimpin pemerintahan. Saya berdiri di sini, di depan rakyat semuanya, di depan saudara-saudara elit politik. Saya berdiri di sini, saya sudah buktikan, dalam satu tahun kita telah mencapai, dan kita telah mempersembahkan hasil-hasil nyata untuk rakyat kita," tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Salah satu program yang menjadi sorotan utama dalam pidatonya adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Presiden menyatakan bahwa program ini telah menunjukkan capaian signifikan dan berskala besar.
Baca Juga : Pemkot Makassar Distribusikan 7.261 Sapi dan 402 Kambing Kurban, Munafri: Penyalurannya Harus Jujur dan Adil
"Hari ini sudah 49 juta makanan tiap hari, mulut 49 juta penerima manfaat tiap hari. Lebih dari 7 kali Singapura kita kasih makan tiap hari. Dan sampai di pelosok-pelosok, di tempat-tempat terpencil, kita berhasil untuk masuk," ungkap Presiden.
Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan prestasi logistik yang luar biasa. Sebagai perbandingan, Presiden menyebut Brasil membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat, sementara pemerintahannya berhasil menjangkau 49 juta penerima dalam waktu kurang dari 12 bulan.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menggarisbawahi bahwa esensi politik sejati adalah kehendak untuk memperbaiki kehidupan rakyat, bukan sekadar mencari keuntungan politik.
Baca Juga : Presiden Prabowo Tiba di Prancis untuk Kunjungan Kenegaraan, Perkuat Hubungan Strategis Indonesia-Eropa
"Bagi orang yang tidak pernah melihat anak-anak lapar, dia tidak merasakan. Dan orang-orang yang selalu berpikir, selalu berpikir keuntungan politik, keuntungan politik, keuntungan politik, padahal politik sebenarnya adalah kehendak memperbaiki kehidupan rakyat yang susah. Itu arti politik yang sebenarnya," kata Presiden.
Ia menyerukan pentingnya semangat persatuan dan kerja sama seluruh pihak untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Pemerintah, menurutnya, harus selalu peka terhadap kondisi rakyat, terutama mereka yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Presiden menyampaikan apresiasi kepada para kader dan semua pihak yang telah mendukung program pemerintah. Di akhir sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas demi memastikan setiap kebijakan hanya diambil jika menguntungkan rakyat.
Baca Juga : Momentum Harkitnas 2026, Bupati Gowa Serukan ASN Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Digital
"Mungkin suatu saat kita harus bertindak dengan tegas. Dan mungkin, yang kita tindak mungkin kawan-kawan kita sendiri. Tapi, saya katakan, bagi saya sebagai mandataris rakyat... bagi kita satu-satunya masalah adalah apakah ini menguntungkan rakyat atau tidak," tutur Presiden.
Acara 'Doa Untuk Bangsa' ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan partai, pejabat negara, dan kader Golkar. Pidato Presiden Prabowo ini kembali menegaskan fokus pemerintah pada program-program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




