Rabu, 10 Desember 2025 21:16

Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Dinas Kesehatan menerima Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga kategori Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik pada ajang Innovate, Empower, Connect, Towards A Healthier Tomorrow 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Dinas Kesehatan menerima Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga kategori Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik pada ajang Innovate, Empower, Connect, Towards A Healthier Tomorrow 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Dengan memperkuat komitmen pada pelayanan kesehatan keluarga melalui program SBBL, Kota Makassar terus mendorong upaya deteksi dini dan pencegahan risiko kesehatan bagi bayi.

Jejakfakta.com, JAKARTA – Setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Kota Sehat 2025, kini Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan menerima Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga kategori Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik pada ajang Innovate, Empower, Connect, Towards A Healthier Tomorrow 2025 di Jakarta.

Penghargaan dari Kementerian Kesehatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mewakili Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi cakupan pelayanan, ketepatan waktu, kualitas pencatatan dan pelaporan, serta tindak lanjut terhadap setiap hasil skrining.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Minta Desain RSUD Daya Tampilkan Identitas Kota Makassar

Usai menerima penghargaan, dr. Nursaidah Sirajuddin mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menunjukkan kinerja unggul dalam pelaksanaan Program Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL).

“Layanan ini sangat vital untuk memastikan setiap bayi mendapatkan deteksi dini terhadap gangguan metabolik, endokrin, hingga kelainan lainnya,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Capaian ini menegaskan komitmen Makassar dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan keluarga serta memastikan generasi baru tumbuh lebih sehat, terlindungi, dan terpantau sejak hari pertama kehidupan.

Baca Juga : Aliyah Dampingi Menkes Tinjau Kompleks Kusta Jongaya, Makassar Perkuat Langkah Hapus Stigma dan Percepat Eliminasi Kusta

Dokter Ida juga menegaskan pentingnya pelaksanaan Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL) sebagai langkah awal untuk memastikan kesehatan setiap bayi sejak hari pertama kehidupannya.

Ia menjelaskan, SBBL merupakan pemeriksaan dini untuk mendeteksi kondisi atau masalah kesehatan yang sering kali tidak tampak secara kasat mata pada bayi baru lahir. Melalui skrining ini, tenaga kesehatan dapat menemukan kelainan lebih cepat sehingga penanganan dapat diberikan sebelum muncul gejala yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak.

Adapun jenis skrining yang dilakukan mencakup:

  • Skrining Penyakit Jantung Bawaan Kritis (PJB Kritis)
  • Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)
  • Skrining Hiperplasia Adrenal Kongenital (S-HAK)
  • Skrining Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase (G6PD)

Baca Juga : GMTD Perkuat 80 Kader Posyandu untuk Dukung Layanan Kesehatan Primer dan Cegah Stunting

“Skrining SHK, HAK, dan G6PD dilakukan hanya dengan satu kali pengambilan sampel darah bayi. Prosedurnya sederhana, tetapi sangat menentukan bagi masa depan kesehatan anak,” jelas dr. Nursaidah.

Ia menambahkan beberapa manfaat penting dari pelaksanaan skrining bayi baru lahir, yakni:

  1. Mengetahui secara dini masalah kesehatan sebelum gejala muncul sehingga dapat ditindaklanjuti lebih cepat.
  2. Mencegah atau mengurangi risiko komplikasi jangka panjang melalui perawatan sedini mungkin.
  3. Meningkatkan kualitas hidup bayi karena kelainan atau gangguan kesehatan dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat sehingga tidak menghambat tumbuh kembang.

Dengan memperkuat komitmen pada pelayanan kesehatan keluarga melalui program SBBL, Kota Makassar terus mendorong upaya deteksi dini dan pencegahan risiko kesehatan bagi bayi.

Baca Juga : Munafri Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah kota untuk memastikan generasi masa depan tumbuh lebih sehat dan berkualitas,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Skrining Bayi Baru Lahir #SBBL 2025 #Penghargaan Kesehatan #Dinas Kesehatan Makassar #Kemenkes #kota sehat #Layanan Kesehatan Keluarga
Youtube Jejakfakta.com