Selasa, 16 Desember 2025 16:33

Pemkot Makassar Ajak Warga Sambut Tahun Baru dengan Doa dan Empati untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan pers, Selasa (16/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan pers, Selasa (16/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri mengimbau masyarakat agar merayakan Tahun Baru secara sederhana dan sewajarnya.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Menjelang dua minggu pergantian malam Tahun Baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengimbau seluruh masyarakat agar tidak merayakan malam pergantian Tahun Baru 2025–2026 secara berlebihan.

Warga diminta menghindari segala bentuk kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan agar masyarakat menahan euforia berlebihan dalam menyambut tahun baru.

Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan kepedulian dan empati terhadap para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah, khususnya di Sumatra dan Aceh.

“Pergantian tahun ini sebaiknya kita maknai dengan penuh empati. Mari kita mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam,” ujar Munafri Arifuddin, Selasa (16/12/2025).

Sebagai bentuk kepedulian tersebut, Pemkot Makassar berencana menggelar doa bersama pada malam pergantian tahun.

Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur

Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan para korban bencana sekaligus memohon agar Kota Makassar senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya.

Terkait perayaan Tahun Baru, Munafri kembali mengimbau masyarakat agar merayakannya secara sederhana dan sewajarnya.

Pria yang akrab disapa Appi itu menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga nilai kemanusiaan serta solidaritas sosial.

Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi

“Bagi masyarakat yang berencana melakukan euforia berlebihan, kami harapkan dapat menahan diri. Perayaan tetap boleh, tetapi dilakukan secara wajar,” imbuhnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari aktivitas berpindah-pindah tempat guna mencari keramaian.

Warga disarankan merayakan pergantian tahun di lingkungan masing-masing atau di titik-titik yang dekat dengan tempat tinggal.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kepadatan lalu lintas, mengingat Kota Makassar kerap menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah saat malam Tahun Baru.

“Tidak perlu jauh-jauh atau membuat acara besar. Cukup kegiatan sederhana di lingkungan sekitar,” katanya.

Munafri juga menekankan pentingnya mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Perkuat Diplomasi Makassar di Peringatan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terlalu euforia dalam merayakan malam Tahun Baru, tetapi lebih mengutamakan kegiatan positif sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemkot Makassar #Tahun Baru Makassar #Doa Bersama Tahun Baru #Imbauan Wali Kota Makassar #Bencana Aceh #Bencana Sumatra #Munafri Arifuddin
Youtube Jejakfakta.com